PALEMBANG — Lapangan hijau Stadion Kamboja berubah menjadi ruang negosiasi non-formal antara wartawan, polisi, dan pejabat pemerintah. Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Selatan resmi memulai turnamen sepak bola tahunan mereka, IJTI Sumsel Cup 2026, pada Sabtu (4/7/2026). Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Kasdam, serta jajaran pengurus IJTI Sumsel yang dipimpin Muhamad David.
Memasuki pertandingan pertama, persaingan di Grup A langsung memanas. Tim Ekonomi tampil impresif dengan menghancurkan tim IJTI Sumsel dengan skor 4-0. Sementara itu, laga antara Pokja Polresta dan tim Parlemen harus berakhir imbang 1-1. Di Grup B, duel sengit juga terjadi. Forwaka harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang TVRI Sumsel dengan skor 1-1. Pertandingan Liga 2 antara Polda Sumsel melawan Forwaka juga berakhir sama kuat 2-2.
Turnamen ini diikuti oleh tim dari media massa, instansi pemerintahan, aparat penegak hukum, hingga komunitas. Ketua IJTI Sumsel, Muhamad David, menegaskan bahwa event ini lebih dari sekadar olahraga. "Kejuaraan ini diharapkan menjadi wadah memperkuat komunikasi, membangun kerja sama, dan menumbuhkan semangat sportivitas di antara seluruh peserta," ujarnya dalam sambutan pembukaan. Kehadiran Kapolda Sumatera Selatan sendiri masih bersifat tentatif hingga berita ini diturunkan.
Setelah jeda istirahat siang, pertandingan kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB. Laga yang paling dinantikan di Grup A adalah duel antara tim Ekonomi yang sedang dalam performa puncak melawan tim Parlemen. Turnamen IJTI Sumsel Cup 2026 akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, menjadikan Stadion Kamboja sebagai pusat interaksi antara jurnalis dan pemangku kebijakan di Sumatera Selatan.