PALEMBANG — Rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sumatera Selatan mulai menemui titik terang setelah Ketua BRN Relly Reagan menyampaikan undangan resmi pada Minggu (5/7). Agenda yang masih dalam tahap penggodokan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari penuh di beberapa titik strategis.
Relly Reagan mengungkapkan bahwa Presiden akan disuguhi rangkaian kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat akar rumput. “Menyampaikan undangan kita dari BRN Sumatera Selatan untuk kegiatan Bapak di Palembang, Sumatera Selatan yang akan diadakan di Kota Palembang, OKU Timur, Baturaja,” ujarnya.
Selain bertemu petani dan pelaku UMKM, Jokowi juga dijadwalkan mengunjungi tempat anak-anak disabilitas. Kegiatan panen raya ikan dan jalan sehat menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan kunjungan ini dari agenda seremonial biasanya.
Meski undangan sudah disampaikan, Relly menegaskan bahwa waktu pasti kunjungan masih dalam proses penyesuaian. “Rencananya, Jokowi akan ke daerah itu selama tiga hari,” kata Relly, seraya menambahkan bahwa jika memungkinkan, kunjungan akan direalisasikan bulan depan.
Kunjungan ini menjadi yang kedua dalam waktu berdekatan setelah Jokowi melakukan safari politik ke Lampung pada akhir Juni lalu. Di Lampung, ia menghadiri prosesi adat “Baginda Pemuka Bangsa” di Kedatun Keagungan, Bandar Lampung.
Pemilihan lokasi di luar Palembang, seperti OKU Timur dan Baturaja, mengindikasikan fokus kunjungan pada daerah sentra produksi pangan dan UMKM. OKU Timur selama ini dikenal sebagai lumbung padi dan perikanan darat di Sumsel, sementara Baturaja merupakan pusat perdagangan di perbatasan Lampung.
BRN, sebagai kelompok relawan yang mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi sejak awal kepemimpinannya, kerap menjadi ujung tombak agenda-agenda kerakyatan presiden di daerah. Kehadiran langsung Jokowi diharapkan mampu mengerek semangat petani dan pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.
Pelaku UMKM di Palembang dan sekitarnya menantikan momen ini untuk mempromosikan produk lokal seperti pempek, kain songket, dan kerajinan khas Sumsel. Pertemuan dengan presiden seringkali berujung pada program bantuan permodalan atau akses pasar yang lebih luas.
Belum ada konfirmasi resmi dari Istana Negara mengenai jadwal pasti kunjungan ini. Namun, undangan dari BRN menjadi sinyal kuat bahwa Sumsel akan menjadi salah satu destinasi Jokowi dalam waktu dekat.