PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru optimistis program Sultan Muda 2026 mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Keyakinan itu ia sampaikan saat membuka Sultan Muda Fair 2026 di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7, Palembang.
Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan bahwa perkembangan teknologi yang sangat cepat menuntut generasi muda untuk beradaptasi. Ia menilai para pelaku usaha muda harus mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan bisnis.
"Anak-anak muda harus adaptif dengan kecanggihan teknologi yang berkembang begitu cepat," ujar Herman Deru.
Sebagai langkah konkret, Herman Deru mengumumkan pemberian 1.000 akun Canva Premium kepada para Sultan Muda. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk, baik dari sisi visual maupun strategi pemasaran digital.
"Sebagai bentuk nyata akselerasi digital, hari ini diberikan bantuan 1.000 akun Canva Premium kepada para Sultan Muda agar produk mereka mampu bersaing," kata Herman Deru.
Herman Deru mengaku semakin yakin terhadap keberhasilan program Sultan Muda setelah meninjau langsung aktivitas para pelaku usaha. Ia menyebut program tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan.
"Kemarin saya meninjau langsung. Bayangkan, baru dari tiga lini usaha Sultan Muda saja, mereka sudah mampu menyerap hingga 200 tenaga kerja. Ini luar biasa," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut membuktikan program ini mampu mempercepat kemajuan bisnis para pengusaha muda di Sumsel.
Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada OJK, Bank Indonesia (BI), serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang terus bersinergi membina para pelaku usaha muda. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga ini menjadi kunci keberhasilan program Sultan Muda dalam mencetak wirausaha baru yang adaptif.
"Saya sangat optimistis program Sultan Muda ini mampu mempercepat kemajuan bisnis para pengusaha muda kita," pungkas Herman Deru.