PALEMBANG — Perubahan regulasi di sektor hukum korporasi menuntut respons cepat dari para notaris. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Maju Amintas Siburian, menegaskan bahwa profesi notaris tidak lagi sekadar pembuat akta autentik, melainkan garda depan dalam memastikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
Maju menjelaskan, Permenkum Nomor 49 Tahun 2025 merupakan penyempurnaan regulasi untuk menjawab dinamika investasi. Aturan ini memperkuat tata kelola administrasi badan hukum melalui Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH).
Konsekuensinya, notaris wajib memastikan pelaporan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan perubahan data perseroan dilakukan secara elektronik. "Regulasi tersebut memperkuat tata kelola administrasi badan hukum melalui SABH," ujar Maju dalam sambutannya.
Selain Permenkum, implementasi KBLI 2025 juga menjadi perhatian utama. Klasifikasi usaha yang baru ini menuntut ketelitian notaris dalam menangani perubahan kegiatan usaha klien. Kesalahan dalam penyesuaian kode KBLI bisa berakibat pada masalah administratif perseroan di kemudian hari.
Seminar yang dihadiri Ketua Pengda INI Kota Palembang Andre Max Emman dan Ketua Pengwil INI Sumsel Hari Fadly Basir ini menghadirkan praktisi hukum Aulia Taufani sebagai narasumber. Ia membahas teknis implementasi kedua regulasi tersebut dalam praktik kenotariatan sehari-hari.
Kakanwil mengajak seluruh notaris di Sumatera Selatan untuk memperkuat sinergi dengan Kantor Wilayah Kemenkum Sumsel dan Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk mewujudkan pelayanan hukum yang cepat, transparan, dan akuntabel.
"Notaris harus terus menyesuaikan praktik pelayanannya dengan ketentuan terbaru, termasuk Permenkum Nomor 49 Tahun 2025 dan implementasi KBLI 2025," tegas Maju Amintas Siburian.
Melalui kegiatan ini, diharapkan profesionalisme notaris meningkat sehingga mampu mendukung iklim investasi yang kondusif di Sumatera Selatan. Ratusan notaris yang hadir terlihat antusias mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.