PALEMBANG — Manajemen Sumsel United tidak main-main dalam menyusun kekuatan tim menyongsong musim depan. Penunjukan M Nasuha menjadi sinyal ambisi besar klub yang berbasis di ibu kota Sumatera Selatan itu. Proses seleksi pelatih disebut berlangsung ketat, dan nama Nasuha akhirnya terpilih di antara sejumlah kandidat lain.
"Dari beberapa kandidat yang kami pertimbangkan, akhirnya pilihan jatuh kepada M Nasuha. Kami menilai beliau merupakan sosok yang tepat untuk memimpin tim," kata Cik Ujang dalam pernyataan resminya.
Alasan non-teknis juga ikut mempengaruhi keputusan manajemen. Cik Ujang menilai Nasuha memiliki kapasitas menjalin komunikasi yang baik dengan jajaran manajemen. Faktor ini dinilai krusial dalam membangun tim yang kompetitif karena pembinaan pemain membutuhkan sinergi antara pelatih dan pengelola klub.
"Target kami jelas, yakni membawa Sumsel United promosi ke Liga 1. Kami optimistis dengan dukungan pelatih, pemain, dan seluruh pihak, target itu bisa diwujudkan," tegas Cik Ujang.
Nasuha tidak akan bekerja sendirian. Ia akan didampingi asisten pelatih Mahyadi. Keduanya dijadwalkan memimpin latihan perdana tim pada awal Juli mendatang. Momen itu akan menjadi ajang bagi Nasuha untuk mulai membentuk kerangka skuad inti.
Manajemen juga berencana mendatangkan pemain asing yang belum pernah berkompetisi di Indonesia. Langkah ini diambil untuk menghadirkan kualitas dan pengalaman baru yang berbeda di dalam tim, sekaligus memperkuat daya saing Sumsel United di Championship.
Meski berburu pemain asing baru, Nasuha menegaskan komitmennya terhadap pengembangan talenta lokal Sumatera Selatan. Ia berjanji akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda yang sebelumnya berprestasi di ajang Elite Pro Academy (EPA).
"Anak-anak lokal adalah aset Sumsel United. Kami akan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkembang dan bersaing di tim utama," ujar Nasuha.
Saat ini, komposisi skuad masih dalam tahap penyusunan bersama manajemen. Sejumlah pemain lama berpeluang dipertahankan, namun Nasuha memastikan seluruhnya akan melalui proses evaluasi ketat sesuai kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi Championship musim 2026/2027.