Pemkab PALI Bagikan Ribuan Bibit Ikan Patin, Nila, dan Lele ke Pokdakan Desa Sukamaju untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:42:01 WIB
Bupati PALI Asgianto menyerahkan bibit ikan patin, nila, dan lele kepada Pokdakan Desa Sukamaju.

PALI — Bupati PALI Asgianto, ST menyerahkan langsung bantuan bibit ikan kepada Pokdakan Desa Sukamaju pada Sabtu (11/7/2026). Penyaluran dilakukan melalui Dinas Perikanan setempat sebagai bentuk optimalisasi potensi perikanan budidaya di wilayah tersebut.

Jenis Bibit yang Disalurkan dan Alasan Pemilihannya

Kepala Dinas Perikanan PALI menjelaskan bahwa bibit yang dibagikan terdiri dari ikan patin, nila, dan lele. Ketiga jenis ikan ini dinilai paling sesuai dengan kondisi perairan di Kabupaten PALI, sehingga tingkat keberhasilan budidayanya lebih tinggi.

Bantuan Tidak Berhenti di Bibit: Ada Pendampingan Teknis

Pemerintah tidak hanya memberikan bibit. Para pembudidaya juga mendapat pendampingan teknis dari dinas terkait, mulai dari tata cara pemberian pakan yang efisien, pengelolaan kualitas air kolam, hingga monitoring berkala sampai masa panen. Pendampingan ini bertujuan memastikan hasil budidaya maksimal dan berkelanjutan.

Bupati Asgianto berharap program ini mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. “Kami ingin masyarakat desa tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga mampu menjadi produsen ikan yang mandiri. Kelola bantuan ini dengan baik agar dapat meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan gizi anak-anak,” ujarnya.

Respons Kepala Desa: Modal Awal Jadi Kendala Utama Warga

Kepala Desa Sukamaju, Rudini, M.Pd, mengapresiasi langkah Pemkab PALI. Menurutnya, bantuan bibit dan pakan awal sangat meringankan beban modal yang selama ini menjadi kendala utama warga untuk memulai usaha budidaya ikan.

“Bantuan bibit dan pakan awal ini sangat meringankan beban modal masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati PALI Asgianto dan Dinas Perikanan atas perhatian yang diberikan. Kami berharap pendampingan dari dinas terus berlanjut hingga masyarakat benar-benar mandiri dan mampu memasarkan hasil panennya,” kata Rudini.

Dampak yang Diharapkan: Gizi Keluarga dan Perekonomian Desa

Program ini dirancang untuk menjawab dua kebutuhan sekaligus. Pertama, memenuhi kebutuhan protein hewani bagi keluarga pembudidaya. Kedua, menciptakan sumber pendapatan baru yang bisa diandalkan. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Pemkab PALI menargetkan Pokdakan di Desa Sukamaju bisa mandiri dan memasarkan hasil panennya secara luas.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top