PALEMBANG — Executive General Manager RU III Khabibullah Khanafie bersama jajaran manajemen menyusuri area operasional Kilang Plaju untuk berdialog dengan para pekerja. Mereka memastikan setiap prosedur keselamatan dijalankan sesuai standar tertinggi, bukan sekadar formalitas.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja dan mitra kerja tidak hanya memahami regulasi keselamatan yang tertulis di peraturan, tetapi benar-benar menerapkannya secara disiplin,” tegas Khanafie dalam keterangan yang diterima, Selasa.
Ia menambahkan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah memastikan seluruh perwira dapat pulang ke rumah dengan selamat setiap harinya. Aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) menjadi prioritas di setiap jengkal operasional kilang.
Rangkaian acara tersebut juga diisi dengan sosialisasi budaya anti-fraud. Manager OPI Kilang Plaju, Felix Ficeroy, menjelaskan bahwa pemahaman utuh mengenai fraud sangat krusial bagi setiap perwira.
“MCD terkait fraud ini memberikan dampak yang bagus terkait sosialisasi, sehingga teman-teman tahu apa yang dimaksud dengan fraud yang memberikan keuntungan pada diri sendiri namun merugikan perusahaan,” jelas Felix.
Para pekerja diajak berdiskusi secara interaktif untuk membedah berbagai studi kasus. Tujuannya agar mereka mengerti batas-batas kepatuhan secara luar dan dalam, serta mampu membentengi diri dan perusahaan dari tindakan melanggar hukum dan etika bisnis.
Felix berharap kegiatan MCD bisa terus berlanjut untuk tema-tema penting berikutnya. Menurutnya, penyelarasan antara kepatuhan HSSE di lapangan dengan komitmen moral serta transparansi administrasi harus berjalan beriringan.
Kilang Plaju optimistis dapat terus memproduksi energi terbaik bagi negeri dengan fondasi operasional yang aman, handal, serta dikelola secara bersih, transparan, dan terpercaya. Langkah ini sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.