PALEMBANG — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wali Kota Palembang Ratu Dewa, meninjau langsung kondisi fisik Jembatan Musi V. Struktur utama jembatan sepanjang 1,8 kilometer, termasuk jalan pendekat, telah rampung. Kini proyek memasuki tahap uji beban (load test) untuk memverifikasi kelayakan sebelum dibuka bagi lalu lintas.
Executive Vice President Pembangunan Jalan Tol PT Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, menyampaikan bahwa Wapres memberikan apresiasi atas percepatan pembangunan. “Dibandingkan saat kunjungan sebelumnya, kini bentang utama jembatan telah selesai dibangun,” ujar Dwi. Kunjungan terakhir Wapres ke lokasi proyek dilakukan pada September tahun lalu. Dalam waktu kurang dari setahun, progres pembangunan meningkat signifikan.
Selain meninjau jembatan, Wapres menerima laporan perkembangan Jalan Tol Palembang–Betung secara keseluruhan. Dwi menjelaskan progres pembangunan ruas tol tersebut kini telah mencapai lebih dari 90 persen. Penyelesaian Seksi 1 dan Seksi 2 ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dengan demikian, tol dapat difungsionalkan saat arus libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Tol sepanjang sekitar 69 kilometer ini diperkirakan memangkas waktu perjalanan dari sekitar tiga jam melalui jalan nasional menjadi hanya sekitar satu jam. Efisiensi tersebut akan berdampak besar pada mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera Selatan.
Jembatan Musi V menjadi salah satu infrastruktur paling monumental di Sumatera Selatan. Dengan bentang utama sepanjang 380 meter yang melintasi Sungai Musi, jembatan ini diproyeksikan menjadi penghubung utama jalur Tol Palembang–Betung. Struktur ini juga memperkuat konektivitas wilayah Sumatera Selatan, memperlancar arus kendaraan antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan investasi dan sektor ekonomi di kawasan Sumatera.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyambut positif perkembangan ini. Menurutnya, kehadiran infrastruktur tersebut tidak hanya mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Palembang, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru. “Jembatan Musi V dan Tol Palembang–Betung merupakan berkah besar bagi masyarakat Palembang. Waktu tempuh yang jauh lebih singkat akan memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi, distribusi barang, maupun investasi,” ujarnya.
Ratu Dewa menambahkan, konektivitas yang semakin baik akan mempercepat distribusi berbagai komoditas, termasuk bahan pangan. Hal ini berpotensi menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing daerah. Pemerintah Kota Palembang siap memberikan dukungan penuh terhadap percepatan operasional jalan tol tersebut, termasuk melalui integrasi infrastruktur pendukung di kawasan perkotaan.
Keberadaan Jembatan Musi V dan Tol Palembang–Betung diyakini menjadi salah satu penggerak utama pembangunan di Sumatera Selatan. Selain mempercepat akses transportasi, proyek ini mampu meningkatkan efisiensi logistik dan memperlancar arus kendaraan antarwilayah. Dengan progres pembangunan yang telah memasuki tahap akhir, masyarakat kini menantikan beroperasinya infrastruktur ini secara penuh.