7 Destinasi Honeymoon Romantis di Sumatera Selatan yang Wajib Masuk Daftar Pasangan Baru Menikah

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50:31 WIB
Pasangan menikmati pemandangan Kota Palembang dari ketinggian Bukit Siguntang saat senja.

Bukan rahasia lagi kalau Sumatera Selatan punya daya tarik yang jarang dilirik pasangan yang baru menikah. Mayoritas orang langsung membayangkan Bali atau Yogyakarta ketika bicara soal honeymoon. Padahal, provinsi ini menyimpan beberapa sudut yang secara alami romantis tanpa perlu bersaing dengan keramaian destinasi mainstream.

Pengalaman saya sendiri mengelilingi beberapa titik di Palembang hingga dataran tinggi Pagaralam membuka mata bahwa romantisme tidak selalu soal pantai atau resor mewah. Kadang, yang paling berkesan justru saat duduk berdua di tepi sungai besar sambil menyaksikan kapal melintas, atau berjalan di antara hamparan teh yang membentang tanpa batas.

1. Bukit Siguntang: Bukit Bersejarah dengan Pemandangan Kota

Bukit Siguntang berada di Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. Tempat ini terkenal sebagai situs arkeologi Kerajaan Sriwijaya, tetapi bagi pasangan yang mencari ketenangan, area perbukitannya menawarkan udara sejuk dan pemandangan Kota Palembang dari ketinggian.

Pohon-pohon besar yang rindang membuat suasana teduh sepanjang hari. Banyak pasangan memilih datang sore hari menjelang magrib untuk menikmati cahaya senja. Tidak ada wahana ramai atau musik keras di sini, hanya angin dan suara dedaunan.

2. Jembatan Ampera di Malam Hari: Ikon Kota yang Tak Pernah Gagal

Jangan remehkan ikon kota. Jembatan Ampera saat malam hari memiliki atmosfer yang berbeda. Lampu-lampu yang menerangi struktur jembatan memantul di permukaan Sungai Musi, menciptakan pemandangan yang fotogenik.

Banyak pasangan duduk di bangku-bangku taman sekitar Benteng Kuto Besak, tepat di sisi selatan jembatan. Dari sana, Anda bisa melihat lalu lintas perahu dan kapal tongkang yang melintas di bawah jembatan. Suasananya tenang, cocok untuk ngobrol panjang tanpa gangguan.

3. Punti Kayu: Hutan Kota dengan Jembatan Kanopi

Terletak di Jalan Punti Kayu, Kecamatan Sukarami, Palembang, tempat ini adalah hutan kota yang masih asri. Daya tarik utamanya adalah jembatan kanopi yang membentang di antara pepohonan tinggi. Berjalan berdua di ketinggian sambil mendengar suara burung dan angin memberikan sensasi tersendiri.

Area ini cukup luas, jadi Anda bisa berjalan santai tanpa merasa berdesakan. Cocok untuk pasangan yang suka aktivitas ringan di alam terbuka. Tiket masuknya sangat terjangkau, dan parkir kendaraan tidak terlalu sulit di hari biasa.

4. Air Terjun Lematang Indah: Kejutan di Tengah Perjalanan

Berada di kawasan Lahat, air terjun ini tidak terlalu tinggi tetapi memiliki kolam alami yang jernih. Suara gemericik air dan pepohonan di sekitarnya menciptakan suasana privat. Pasangan yang datang di hari kerja sering kali hampir sendirian di lokasi.

Akses menuju lokasi cukup mudah dari jalan utama. Tidak perlu trekking berat, cukup berjalan kaki beberapa menit. Bawalah tikar kecil dan bekal makanan ringan untuk duduk-duduk di pinggir kolam.

5. Danau Ranau: Perbatasan Sumsel-Lampung yang Tenang

Danau Ranau membentang di perbatasan Sumatera Selatan dan Lampung. Bagian Sumsel yang paling mudah diakses adalah melalui Kecamatan Banding Agung, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Air danau ini sangat tenang, hampir seperti cermin raksasa di pagi hari.

Beberapa penginapan sederhana di sekitar danau menawarkan pemandangan langsung ke permukaan air. Tidak ada hiruk-pikuk wisata massal di sini. Suara alam yang dominan membuat pasangan bisa benar-benar terhubung satu sama lain tanpa distraksi.

6. Kebun Teh Pagaralam: Hamparan Hijau yang Menyejukkan

Pagaralam di kaki Gunung Dempo memiliki perkebunan teh yang luas. Udara dingin khas dataran tinggi langsung terasa begitu Anda memasuki area ini. Jalan setapak di antara tanaman teh membentang rapi, ideal untuk jalan pagi berdua.

Kabut tipis sering turun di pagi hari, menambah kesan dramatis pada pemandangan. Banyak pasangan memilih menginap di homestay sekitar kebun teh untuk merasakan sunrise dari balik bukit. Suasananya sunyi, hanya sesekali terdengar suara petani yang bekerja.

7. Pulau Kemaro: Legenda Cinta di Tengah Sungai Musi

Pulau kecil di tengah Sungai Musi ini memiliki kisah cinta legendaris antara putri Palembang dan pangeran Tiongkok. Vihara dan klenteng di pulau ini menjadi daya tarik utama. Suasana religius dan tenang membuat pengunjung merasa damai.

Akses ke pulau menggunakan perahu motor dari dermaga di tepi Sungai Musi, dekat dengan Jembatan Ampera. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar 15-20 menit. Pulau ini tidak terlalu besar, cukup untuk dijelajahi dalam satu jam sambil menikmati angin sungai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah destinasi di Sumsel cocok untuk honeymoon budget terbatas?
Sangat cocok. Sebagian besar tempat seperti Bukit Siguntang, Punti Kayu, atau tepian Sungai Musi tidak memungut biaya masuk besar. Pengeluaran utama biasanya hanya transportasi dan penginapan.

Kapan waktu terbaik berkunjung ke Sumatera Selatan untuk honeymoon?
Musim kemarau antara Mei hingga September memberikan cuaca lebih bersahabat. Namun, destinasi seperti Pagaralam dan Danau Ranau tetap sejuk meski musim hujan.

Berapa hari yang ideal untuk honeymoon di Sumsel?
Tiga hingga empat hari cukup untuk mengeksplorasi Palembang dan satu destinasi alam seperti Pagaralam atau Danau Ranau. Jika ingin lebih santai, tambah satu hari lagi.

Apakah aman bepergian berdua ke tempat-tempat ini?
Relatif aman. Wilayah wisata di Sumsel umumnya ramah pengunjung. Tetap jaga barang bawaan dan hindari datang terlalu malam ke lokasi yang sepi.

Bagaimana transportasi antar destinasi?
Menyewa mobil atau motor menjadi pilihan paling fleksibel. Untuk perjalanan ke Pagaralam atau Danau Ranau, kendaraan pribadi lebih disarankan karena akses angkutan umum terbatas.

Sumatera Selatan mungkin tidak sepopuler destinasi lain di Indonesia, tetapi justru di situlah letak keunggulannya. Anda tidak perlu berdesakan dengan ribuan turis atau mengantre panjang untuk berfoto. Ruang untuk berdua benar-benar ada, dan alam menyediakan latar yang tidak kalah indah. Jika bulan madu adalah tentang kualitas waktu bersama, bukan tentang pamer lokasi di media sosial, Sumsel bisa menjadi pilihan yang tepat.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Back to top