Jadwal Imunisasi Anak Sekolah 2026: Panduan Lengkap untuk Ibu dan Tahapannya

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 23:46:31 WIB
Petugas kesehatan memberikan imunisasi Campak Rubela (MR) kepada murid kelas 1 dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di sekolah dasar.

SUMATERA SELATAN — Menjelang tahun ajaran baru, para ibu pasti mulai disibukkan dengan berbagai persiapan sekolah. Salah satu agenda penting yang kerap luput dari perhatian adalah jadwal imunisasi anak di sekolah. Kabar baiknya, pemerintah telah merilis pedoman terbaru untuk memastikan si kecil mendapatkan perlindungan kesehatan yang optimal di lingkungan sekolah.

Apa Itu BIAS dan Mengapa Penting?

Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah program nasional yang menyasar anak usia sekolah melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Tujuannya jelas: memberikan perlindungan terhadap penyakit-penyakit berbahaya yang seharusnya bisa dicegah dengan vaksinasi.

Di tahun 2026, pelaksanaan imunisasi ini dijadwalkan dalam dua tahap penting. Sekolah tidak berjalan sendirian, karena program ini dirancang dengan koordinasi erat antara pihak sekolah, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga orang tua.

Jadwal Lengkap BIAS 2026: Dua Tahap untuk Dua Jenis Vaksin

Penting bagi ibu untuk mencatat baik-baik jadwal ini. BIAS 2026 terbagi menjadi dua periode utama, dan setiap jenjang kelas memiliki jadwal vaksin yang berbeda.

Tahap Pertama (Agustus):

  • Untuk murid kelas 1, akan diberikan imunisasi Campak Rubela (MR).
  • Khusus untuk murid perempuan kelas 5, jadwal ini adalah momen penting untuk mendapatkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) yang berfungsi mencegah kanker serviks.
  • Imunisasi HPV kejar juga diberikan kepada murid perempuan di kelas 6 dan kelas 9, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Tahap Kedua (November):

  • Murid kelas 1 akan kembali dijadwalkan untuk imunisasi Difteri-Tetanus (DT).
  • Sementara itu, murid kelas 2 dan kelas 5 akan mendapatkan imunisasi Tetanus-difteri (Td) sebagai booster.

Bagaimana Peran Orang Tua dalam Proses Ini?

Melihat jadwal yang sudah pasti ini, ada beberapa hal yang perlu ibu siapkan. Sekolah diwajibkan untuk memberikan informasi lengkap mengenai tujuan, manfaat, jenis vaksin, hingga jadwal pelaksanaan kepada orang tua sebelum hari-H. Jadi, pastikan ibu membaca semua informasi yang dibagikan melalui grup atau surat edaran sekolah, ya.

Peran ibu tidak berhenti sampai di situ. Orang tua atau wali diminta untuk jujur menyampaikan riwayat imunisasi dan kondisi kesehatan anak kepada tenaga kesehatan. Kenapa ini penting? Karena informasi tersebut menjadi bahan skrining untuk menentukan apakah anak layak menerima vaksin pada hari tersebut. Keputusan akhir tetap berada di tangan tenaga kesehatan, bukan pihak sekolah.

Apa yang Terjadi Jika Anak Tidak Hadir?

Tidak perlu panik jika si kecil berhalangan hadir saat jadwal imunisasi sekolah. Sekolah akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk memastikan anak-anak yang tertinggal tetap mendapatkan imunisasi susulan. Pendampingan penuh dari guru dan fasilitas sekolah selama kegiatan berlangsung juga sudah diatur dalam pedoman, sehingga ibu bisa lebih tenang menitipkan anak di sekolah.

Program ini bukan hanya sekadar formalitas administrasi. Kolaborasi erat antara sekolah, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan keluarga ini diharapkan bisa benar-benar menjangkau setiap anak yang menjadi sasaran, menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang mendukung kesehatan secara menyeluruh.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top