SUMATERA SELATAN — Benda asing itu berupa kaki seribu dalam kondisi sudah matang, bercampur di dalam menu sayur daun ubi atau urap. Paket makanan tersebut belum sempat dikonsumsi penerima manfaat.
Insiden terungkap di Posyandu Kembang Sawit, Kecamatan Lariang, pada Kamis (10/9/2026). Kader posyandu tengah menjalankan pemeriksaan standar terhadap paket makanan sebelum disalurkan ke ibu hamil.
Pemeriksaan rutin itulah yang akhirnya mengungkap hewan kaki seribu di dalam wadah menu. Karena paket belum tersalurkan, tidak ada penerima manfaat yang terlanjur menyantapnya.
BGN tak menunggu lama. Operasional SPPG Lariang Singgani langsung dihentikan sementara agar tim BGN punya ruang menggelar evaluasi menyeluruh.
Audit menyasar alur pengolahan makanan, mulai dari ketelitian pemeriksaan bahan baku dari pemasok hingga pemenuhan standar kebersihan lingkungan dapur gizi. BGN juga mengonfirmasi tidak ada laporan gangguan kesehatan maupun gejala keracunan dari warga.
Sasaran penerima bantuan di SPPG ini adalah kelompok rentan yang butuh perhatian nutrisi khusus, termasuk ibu hamil. Kualitas makanan bukan sekadar soal rasa, tapi menyangkut asupan gizi ibu dan janin.
Karena itu, kontrol kualitas di tingkat posyandu memegang peran penting. Pihak otoritas menilai proses quality control ini berhasil mencegah risiko kesehatan yang lebih besar sebelum makanan dikonsumsi.
Kejadian di Pasangkayu jadi pengingat sederhana: periksa dulu, baru santap. Ibu bisa membuka wadah, mengaduk isi lauk, dan memastikan tidak ada benda asing sebelum makanan diberikan ke anak atau dikonsumsi sendiri.
Kalau menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke kader posyandu atau pengelola SPPG setempat. Jangan ragu menahan paket yang tampak tidak layak, karena keamanan pangan jauh lebih penting daripada takut dianggap merepotkan.
Proses investigasi dan perbaikan standar operasional di SPPG Lariang Singgani masih berlangsung. Temuan ini juga menjadi bahan evaluasi nasional bagi pengelola program MBG.
Tujuannya satu: memperketat sistem pengawasan keamanan pangan di seluruh rantai distribusi, dari penyiapan bahan hingga siap santap. Sebab satu kaki seribu di urap sudah cukup membuat ibu kehilangan rasa tenang.