SUMATERA SELATAN — Sejumlah pengguna Windows 11 melaporkan pemakaian RAM turun 1–3 GB setelah memasang update 26H2, berdasarkan kumpulan unggahan di Reddit dan X. Klaim ini masih bersifat anekdotal karena sebagian pengguna lain mengaku tidak merasakan perubahan apa pun. Microsoft sendiri sudah menyatakan tengah mengoptimalkan konsumsi memori Windows 11 sejak awal Agustus.
Laporan penurunan pemakaian RAM muncul dari diskusi komunitas, bukan dari pengukuran resmi Microsoft. Salah satu pengguna di Reddit mencatat pemakaian memori saat boot turun dari sekitar 6,9 GB menjadi 4,8–5 GB setelah memasang 26H2.
Pengguna lain melaporkan penurunan serupa. Ada yang menyebut RAM terpakai berkurang sekitar 3 GB, ada pula yang mencatat pemakaian turun sekitar 1 GB di mesinnya.
Di platform X, akun SoyITPro mencatat baseline pemakaian RAM turun dari 9,1 GB ke 7,5 GB. Beberapa pengguna lain yang membalas unggahan tersebut melaporkan penurunan 1 GB atau lebih setelah instalasi 26H2.
Tidak semua pengguna merasakan perbaikan yang sama. Sejumlah orang yang sudah memasang 26H2 menyatakan pemakaian RAM mereka tidak berubah dibandingkan sebelum update.
Pola yang menarik: pengguna yang melaporkan penurunan terbesar umumnya memiliki kapasitas RAM besar. Jika perangkat Anda hanya bermodal 8 GB, jangan berharap lonjakan performa yang sama.
Perlu dicatat, laporan-laporan ini berasal dari observasi pengguna di forum, bukan hasil benchmark terkontrol. Jumlah pengguna yang mengaku tidak melihat perbedaan setara dengan yang melaporkan perbaikan.
Awal Agustus lalu, Microsoft menyatakan tengah mengerjakan pengurangan konsumsi RAM di Windows 11. Sebagian upaya itu diduga sudah masuk ke sistem dan baru aktif setelah 26H2 terpasang.
Update 26H2 sendiri tidak membawa banyak fitur baru. Fungsinya lebih sebagai pemicu rollout fitur yang belum sampai ke sebagian PC, sehingga pekerjaan optimasi yang tertunda bisa berjalan.
Satu pengguna di thread Reddit yang sama menyebut File Explorer kini merespons seketika, tidak lagi butuh sekitar 5 detik seperti sebelumnya. File Explorer memang termasuk komponen yang sedang dirapikan Microsoft.
Windows Latest melaporkan Microsoft tengah membenahi masalah memori di WinUI, framework antarmuka Windows 11 generasi sekarang. Perbaikannya berdampak bukan hanya pada sistem operasi, tetapi juga aplikasi yang memakai WinUI.
Sepanjang tahun ini Microsoft memang gencar merombak Windows 11 sebagai bagian dari upaya memperbaiki sistem operasi secara menyeluruh.
Meski laporan awal terbilang mulus tanpa keluhan bug besar, menunda instalasi 26H2 sejenak bukan ide buruk. Pola rollout Windows sering memunculkan masalah susulan setelah update menyebar lebih luas.
Bagi pengguna Indonesia yang ingin mencoba, pastikan cadangan data sudah dibuat sebelum memasang update. Cek juga ruang penyimpanan kosong, karena update Windows biasanya butuh ruang tambahan saat proses instalasi.
Update 26H2 paling relevan untuk pengguna dengan RAM 16 GB ke atas yang ingin melihat dampak penurunan pemakaian memori. Pemilik perangkat 8 GB sebaiknya menunggu laporan lebih banyak sebelum memutuskan memasangnya.