PALEMBANG — Ari menemukan aktivitas pembakaran lahan saat melintas dalam perjalanan pulang setelah mengantar penumpang ojek daring pada malam hari. Pria yang berada di lokasi sempat ia tegur agar menghentikan pembakaran. Teguran itu tidak diindahkan, api sempat membesar sebelum akhirnya padam.
Kekhawatiran Ari bukan tanpa alasan. Api yang merambat ke area lain berpotensi memperburuk kabut asap yang tengah menjadi perhatian warga Palembang. Ia lalu menghubungi petugas pemadam kebakaran bersama warga sekitar, tetapi panggilan tidak tersambung.
Jalan lain ditempuh Ari. Ia melaporkan kejadian itu melalui layanan darurat kepolisian di nomor 110. Laporan tersebut ditindaklanjuti Polsek Sako yang menghubungi Ari untuk memperoleh informasi soal lokasi kejadian.
Informasi dari Ari membantu petugas melakukan penanganan lebih lanjut. Pria yang diduga melakukan pembakaran, disebut sebagai warga sekitar yang memiliki kebun di kawasan itu, diamankan polisi untuk menjalani proses hukum.
Herman Deru menyampaikan terima kasih kepada Ari dan warga lain yang ikut membantu melaporkan dugaan pembakaran lahan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya mencegah karhutla di Sumsel.
"Keberanian warga melaporkan dugaan pembakaran seharusnya lahir dari kesadaran menjaga lingkungan dan melindungi keselamatan bersama, bukan semata-mata karena iming-iming hadiah," kata Herman Deru.
Sebagai bentuk apresiasi, Herman Deru menyerahkan uang Rp10 juta kepada Ari. Gubernur juga memberikan kebebasan kepada Ari untuk membagikan sebagian hadiah tersebut kepada warga lain yang turut berkontribusi dalam pelaporan.
Penghargaan itu diharapkan mendorong masyarakat semakin peduli terhadap potensi kebakaran lahan di lingkungan masing-masing. Komitmen hadiah Rp10 juta bagi pelapor pembakaran lahan sebelumnya disampaikan Herman Deru saat berkunjung ke Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Meski demikian, gubernur mengingatkan bahwa laporan yang disampaikan harus berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta tidak membuat laporan palsu atau menyebarkan tuduhan tanpa dasar.
Herman Deru menilai sinergi masyarakat dengan aparat penegak hukum sangat dibutuhkan untuk mencegah kebakaran meluas. Pelaporan sejak dini membantu petugas merespons kejadian sebelum api menimbulkan dampak lebih besar.
Kebakaran lahan mengancam lingkungan dan permukiman sekaligus memperburuk kualitas udara akibat kabut asap yang berisiko mengganggu kesehatan masyarakat. Karena itu, warga diharapkan tidak ragu melaporkan aktivitas pembakaran lahan yang mencurigakan melalui saluran resmi kepolisian.
Warga juga diminta tetap mengutamakan keselamatan diri dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Dugaan tindak pidana dalam peristiwa tersebut tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.