OKU TIMUR — Penurunan luas lahan terbakar, jumlah titik kebakaran, dan hotspot di OKU Timur tidak membuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengendurkan pengawasan. Herman Deru meminta seluruh unsur penanganan karhutla memperkuat patroli dan memastikan peralatan pemadaman siap pakai ketika titik api ditemukan.
Gubernur menilai kebakaran lahan kerap bermula dari aktivitas pembersihan kebun dengan cara membakar yang dianggap tidak berbahaya. Kondisi cuaca kering dan tiupan angin membuat api mudah merambat ke area lain sehingga sulit dikendalikan.
"Secara umum, di OKU Timur ada penurunan, baik luasan lahan yang terbakar, titik kebakaran, maupun hotspot. Namun, saya mengingatkan agar kita tidak lengah dan tidak membiarkan api sekecil apa pun," tegas Herman Deru.
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar 70 Kali
Pemprov Sumatera Selatan mengupayakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu menghadirkan hujan di wilayah yang membutuhkan. Hingga peninjauan berlangsung, operasi tersebut telah dilaksanakan sekitar 70 kali.
Pelaksanaan OMC menghadapi tantangan karena keberhasilan hujan buatan bergantung pada kondisi atmosfer dan arah angin. Pesawat penyemaian awan bergerak melalui sejumlah titik operasional, termasuk Palembang dan Pangkal Pinang.
Herman Deru berharap upaya tersebut membasahi wilayah Sumatera Selatan, terutama kawasan rawan karhutla, sehingga risiko kebakaran dapat ditekan.
Kualitas Udara Palembang dan Asap yang Terperangkap
Gubernur menyoroti kondisi kualitas udara di Kota Palembang dan sekitarnya yang terdampak asap. Kondisi topografi dan pergerakan angin yang relatif lemah menyebabkan asap terperangkap dan bertahan di wilayah perkotaan.
Pencegahan kebakaran di daerah sumber asap menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat. Pemprov juga memperkuat dukungan operasional bagi petugas lapangan, termasuk bantuan peralatan untuk mempercepat pemadaman.
Kewajiban Perusahaan Pemegang Konsesi
Herman Deru menegaskan pemegang konsesi perkebunan dan kehutanan harus menjalankan kewajiban pencegahan dan penanggulangan karhutla sesuai ketentuan. Kontribusi itu dapat diwujudkan melalui pembinaan Masyarakat Peduli Api, dukungan peralatan, serta bantuan operasional bagi warga yang terlibat.
Apabila kebakaran terjadi, aparat penegak hukum perlu memeriksa penyebabnya, termasuk menelusuri kemungkinan unsur kesengajaan maupun faktor lain yang membuat api meluas.
Peran Pemerintah Desa dan Perdes Karhutla
Pemerintah desa diminta membangun kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mencegah karhutla. Herman Deru kembali menginstruksikan implementasi peraturan desa terkait pencegahan karhutla dan memastikan aturan itu ditegakkan sesuai kewenangan serta diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.
Menurutnya, pencegahan karhutla tidak cukup mengandalkan petugas pemadam. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat, pemerintah desa, dunia usaha, dan seluruh unsur terkait.
Melalui penguatan kesiapsiagaan, dukungan peralatan, penegakan aturan, dan sinergi lintas sektor, Pemprov Sumatera Selatan mendorong upaya pencegahan dan penanganan karhutla secara terpadu untuk melindungi lingkungan, menjaga kualitas udara, serta memastikan keselamatan masyarakat.