Kabut Asap Selimuti Palembang, Jarak Pandang di Bandara SMB II Cuma 350 Meter dan 2 Penerbangan ke Singapura Dibatalkan

Penulis: Khairul Anwar  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:46:31 WIB
Jarak pandang di Bandara SMB II Palembang tercatat sekitar 350 meter pada pukul 08.00 WIB.

PALEMBANG — General Manager Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Ahmad Syaugi Shahab, menyatakan pemantauan kondisi operasional dilakukan berkala, dan pembaruan pukul 08.00 WIB mencatat jarak pandang sekitar 350 meter. Angka itu jauh di bawah ambang normal yang dibutuhkan pesawat untuk lepas landas maupun mendarat dengan aman.

“Berdasarkan pembaruan kondisi operasional pada pukul 08.00 WIB, jarak pandang di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II tercatat sekitar 350 meter. Kondisi ini berdampak terhadap operasional penerbangan, sehingga keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas,” kata Ahmad Syaugi Shahab.

Dua Penerbangan ke Singapura Dibatalkan

Data operasional bandara mencatat penerbangan TR255 rute Palembang–Singapura dibatalkan untuk keberangkatan (departure). Pada arah sebaliknya, penerbangan TR254 rute Singapura–Palembang dibatalkan untuk kedatangan (arrival).

Dua pembatalan itu membuat penumpang kedua rute kehilangan jadwal penerbangan pada pagi yang sama. Belum ada keterangan resmi mengenai opsi penjadwalan ulang atau pengembalian dana bagi penumpang yang terdampak.

Penerbangan Palembang–Jakarta Masih Terdaftar

Penerbangan GA101 rute Palembang–Jakarta masih tercatat dalam daftar keberangkatan pada pembaruan operasional yang sama. Meski begitu, belum ada informasi lanjutan soal status penerbangan tersebut, apakah tetap berangkat sesuai jadwal atau menyusul penyesuaian.

Jarak pandang menjadi faktor krusial dalam operasional penerbangan karena berkaitan langsung dengan persyaratan keselamatan saat pesawat lepas landas dan mendarat. Semakin rendah visibilitas, semakin besar risiko yang harus diantisipasi maskapai dan pengelola bandara.

Imbauan untuk Penumpang

Pihak bandara diminta terus memantau perkembangan jarak pandang dan berkoordinasi dengan maskapai terkait penyesuaian operasional. Penumpang yang akan berangkat dari Bandara SMB II Palembang diimbau memeriksa informasi terbaru dari maskapai masing-masing.

Pemeriksaan status penerbangan secara mandiri diperlukan agar penumpang bisa mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal akibat kondisi cuaca. Informasi dari maskapai menjadi rujukan paling akurat dibandingkan jadwal yang tercetak di tiket.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: sumselupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top