PALEMBANG — Program Car Free Day (CFD) di Kota Palembang dipastikan molor sepekan dari jadwal awal. Peluncuran yang semula direncanakan pada Minggu, 7 Juni 2026, kini resmi digeser ke Minggu berikutnya, 14 Juni 2026.
Penyebabnya, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berhalangan hadir pada tanggal tersebut. Padahal, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menginginkan Gubernur yang menjadi pembuka langsung program ini sebagai simbol dukungan provinsi.
Alasan Pemkot Ngotot Gubernur yang Luncurkan CFD
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Palembang, Isnaini Madani, menjelaskan bahwa Wali Kota Palembang secara khusus meminta Gubernur Sumsel menjadi pembeda acara. "Pak Wali ingin yang me-launching ini terutama Pak Gubernur bisa hadir langsung," ujarnya, Selasa (2/6/2026).
Menurut Isnaini, setelah berkoordinasi dengan pihak protokol Pemprov Sumsel, diketahui bahwa agenda Gubernur pada 7 Juni sudah penuh. "Jadi di tanggal 7 Pak Gubernur berhalangan. Dan kita plot di tanggal 14," katanya.
Target Kehadiran Forkopimda dan Manfaat CFD
Dengan jadwal baru, Pemkot berharap seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bisa hadir, termasuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang. "Mudah-mudahan Pak Gubernur bisa dan Forkopimda seluruhnya bisa hadir," tambah Isnaini.
CFD Palembang sendiri dirancang sebagai ruang publik bagi warga untuk berolahraga, beraktivitas, dan menikmati kawasan kota yang bebas dari kendaraan bermotor pada waktu tertentu. Program ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mendorong gaya hidup sehat dan mengurangi polusi di pusat kota.
- Jadwal awal: Minggu, 7 Juni 2026
- Jadwal baru: Minggu, 14 Juni 2026
- Alasan: Gubernur Sumsel Herman Deru berhalangan hadir
- Konsep: Ruang publik bebas kendaraan bermotor untuk olahraga dan aktivitas warga
Penundaan ini menjadi penyesuaian teknis demi memastikan acara berlangsung dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Pemkot Palembang optimistis CFD tetap bisa berjalan sesuai konsep yang direncanakan pada pekan ketiga Juni mendatang.