PALEMBANG — Niat menagih utang berakhir dengan hilangnya nyawa Rjivandri Prawira (41) di kawasan Ilir Barat 1. Korban tewas setelah ditusuk oleh pelaku berinisial SJ menggunakan senjata tajam saat konflik pukul 19.45 WIB.
Peristiwa bermula saat korban meminta temannya, Rendy, untuk mendatangi rumah SJ di Jalan Kapten Anwar Arsad. Rendy menyanggupi, namun bukannya diterima dengan baik, ia justru disambut dengan kekerasan.
Saksi Dipukul dan Dibenturkan ke Tembok
Sesampainya di lokasi, Saksi Rendy langsung diserang oleh SJ. Pelaku memukul dan membenturkan kepala Rendy ke dinding rumah hingga ia terjatuh. Warga yang melihat kejadian itu berdatangan memberikan pertolongan, sementara SJ menjauh dari tempat kejadian.
Rendy yang dalam keadaan kewalahan kemudian menelepon Rjivandri untuk meminta bantuan. Ia juga memanggil satu teman lainnya untuk kembali ke tempat kejadian. Namun, saat mereka tiba, situasi sudah berubah tragis.
Korban Sudah Tergeletak Saat Teman Tiba
Saksi mata di lokasi menyebutkan bahwa saat Rjivandri datang menemui SJ, pelaku sudah siap dengan senjata tajam. Tanpa banyak bicara, SJ langsung menusuk korban hingga terkapar. Ketika Rendy dan temannya sampai di TKP, Rjivandri sudah tergeletak dikerumuni warga.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penangkapan pelaku maupun barang bukti yang diamankan. Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan yang dipicu oleh sengketa utang-piutang di Palembang.