PALEMBANG — Manager Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengatakan, kampanye ini diharapkan mampu mengubah kebiasaan warga yang selama ini bergantung pada kendaraan pribadi. Pihaknya ingin menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian dari gaya hidup modern masyarakat perkotaan.
"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat menjadikan LRT Sumsel sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mendukung mobilitas perkotaan. Dengan tarif mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus berkontribusi mengurangi kemacetan dan pencemaran udara di Kota Palembang," kata Aida.
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan dari Beralih ke LRT
Menurut Aida, penggunaan transportasi publik memberikan berbagai keuntungan langsung bagi warga. Selain efisiensi waktu perjalanan, masyarakat bisa menghemat biaya bahan bakar, parkir, hingga perawatan kendaraan pribadi yang selama ini membebani anggaran rumah tangga.
Dari sisi lingkungan, semakin banyak pengguna LRT berarti emisi karbon dan polusi udara di Palembang bisa ditekan secara signifikan. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan kota yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Rangkaian Acara dan Layanan Gratis di CFD
Kampanye tersebut dikemas dalam berbagai kegiatan interaktif, seperti fun walk, senam bersama, penampilan marching band, serta permainan dan kuis berhadiah. Acara ini diikuti oleh masyarakat umum, pengguna setia LRT Sumsel, dan pengunjung CFD Stasiun Cinde.
KAI Divre III Palembang juga membuka gerai pelayanan dan promosi layanan kereta api. Selain itu, tersedia pemeriksaan kesehatan gratis dari Klinik Mediska Palembang bagi peserta fun walk dan warga yang beraktivitas di kawasan CFD.
Stasiun Cinde: Pusat Aktivitas dengan Rata-rata 557 Penumpang Per Hari
Stasiun Cinde menjadi salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi karena berada di pusat Kota Palembang dan terintegrasi dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat. Data KAI Divre III Palembang mencatat, jumlah pengguna LRT Sumsel yang naik dan turun di Stasiun Cinde sepanjang Januari hingga 18 Juli 2026 mencapai 110.907 penumpang, atau rata-rata 557 orang per hari.
"Angka ini menunjukkan bahwa LRT Sumsel semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi perkotaan yang andal dan nyaman," ujar Aida.
Komitmen Pemkot: LRT Ikon Kebanggaan dan Investasi Jangka Panjang
Staf Ahli Bidang Keupendahukham Pemkot Palembang, Edison, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa memilih transportasi publik bukan sekadar soal kemudahan perjalanan. Menurutnya, ini adalah bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan.
"Dengan naik LRT maka berkontribusi nyata dalam mengurangi kemacetan, menekan emisi karbon, menghemat energi, dan menciptakan kualitas udara yang lebih baik bagi Kota Palembang," kata Edison.
Edison menekankan bahwa LRT Sumsel merupakan ikon kebanggaan serta investasi jangka panjang yang harus dijaga bersama. KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan agar LRT Sumsel semakin menjadi pilihan utama masyarakat.