Pencarian

8 Tahun Beroperasi, LRT Sumsel Angkut 24,8 Juta Penumpang di Palembang, Rata-rata 12.000 Orang Per Hari

Jumat, 24 Juli 2026 • 20:00:32 WIB
8 Tahun Beroperasi, LRT Sumsel Angkut 24,8 Juta Penumpang di Palembang, Rata-rata 12.000 Orang Per Hari
LRT Sumsel melayani rata-rata 12.190 penumpang per hari pada semester pertama 2026, naik dari 3.000 penumpang per hari saat awal beroperasi delapan tahun lalu.

PALEMBANG — Layanan Kereta Api Ringan (LRT) Sumatera Selatan mencatatkan pencapaian signifikan selama delapan tahun beroperasi. Hingga semester pertama 2026, total penumpang yang telah diangkut mencapai 24,8 juta orang, menjadikannya tulang punggung transportasi publik di ibu kota Provinsi Sumatera Selatan.

Dari 3.000 ke 12.000 Penumpang Per Hari: Lonjakan Signifikan dalam 8 Tahun

Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan pesat. Pada awal beroperasi, LRT Sumsel hanya melayani sekitar 3.000 penumpang per hari. Kini, jumlah itu melonjak empat kali lipat menjadi rata-rata 12.190 penumpang per hari selama semester I 2026.

“LRT Sumsel yang awalnya dioperasikan untuk mendukung mobilitas atlet pada ajang Asian Games 2018 kini telah menjadi bagian penting dari sistem transportasi publik di Kota Palembang,” kata Aida Suryanti di Palembang, Jumat.

94 Perjalanan Sehari: Frekuensi Meningkat, Headway Makin Rapat

Peningkatan jumlah penumpang diiringi penambahan frekuensi perjalanan. Jika awal beroperasi hanya 52 perjalanan per hari, kini LRT Sumsel menggelar 94 perjalanan setiap harinya. Hal ini membuat waktu tunggu antar kereta (headway) semakin singkat.

PT KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) terus memperkuat integrasi antarmoda. Konektivitas langsung menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menjadi salah satu daya tarik utama, memudahkan masyarakat melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi udara.

Lima Stasiun Tersibuk di Palembang: Asrama Haji hingga Bandara

Aktivitas penumpang tertinggi terkonsentrasi di lima stasiun. Stasiun Asrama Haji, DJKA, Ampera, Bumi Sriwijaya, dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II menjadi titik-titik dengan lalu lintas penumpang paling padat.

Selain fungsi transportasi, LRT Sumsel juga mendorong pertumbuhan ekonomi. PT KAI menyediakan tenant usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Bumi Sriwijaya, Cinde, Ampera, dan DJKA. Di lokasi yang sama, tersedia pula pojok baca untuk meningkatkan minat literasi masyarakat.

Peringatan 8 Tahun: Kampanye, Fun Walk, dan Donor Darah

Dalam rangka memperingati delapan tahun operasional, BPKARSS dan PT KAI Divre III Palembang menggelar sejumlah kegiatan. Kampanye penggunaan LRT, fun walk, donor darah, dan berbagai kegiatan sosial lainnya digelar untuk merayakan pencapaian ini sekaligus mendekatkan diri dengan pengguna.

“Sebagai operator LRT Sumsel, PT KAI Divre III Palembang bersama BPKARSS akan terus berkolaborasi membangun sinergi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Aida.

Bagikan
Sumber: sumsel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks