SUMATERA SELATAN — Persaingan film blockbuster 2026 memang sengit, tetapi yang menarik perhatian industri adalah fakta bahwa daftar film termahal sepanjang masa kini didominasi waralaba dinosaurus dan saga luar angkasa. Data dari Fortune dan Forbes menunjukkan, lima produksi teratas menghabiskan dana di atas US$500 juta—angka yang jauh melampaui rata-rata film Hollywood pada umumnya.
Menariknya, di tengah gempuran film bermodal besar, sebuah film independen justru membuktikan bahwa cerita tetap menjadi raja. Film thriller psikologis Obsession yang hanya menghabiskan US$750 ribu berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar US$300 juta secara global, menunjukkan bahwa anggaran produksi bukan satu-satunya penentu kesuksesan box office.
Jajaran Film Paling Boros Anggaran di Hollywood
Posisi puncak daftar film termahal ditempati Jurassic World: Dominion yang dirilis pada 2022. Sekuel keenam dari waralaba Jurassic Park ini membutuhkan dana produksi US$658,8 juta, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Star Wars: Episode VII - The Force Awakens dengan anggaran US$638,9 juta.
Disney dan Universal Pictures mendominasi daftar ini. Selain The Force Awakens, Disney juga mengeluarkan dana besar untuk Star Wars: Episode IX - The Rise of Skywalker yang menghabiskan US$593,7 juta. Sementara itu, Universal masuk dua kali lewat Jurassic World: Fallen Kingdom (US$516,1 juta) dan Jurassic World: Dominion.
Film Marvel juga tidak mau kalah. Deadpool & Wolverine yang dirilis 2024 menutup daftar lima besar dengan biaya produksi US$537 juta, mempertemukan Ryan Reynolds dan Hugh Jackman dalam satu layar untuk pertama kalinya.
Sinopsis Jurassic World: Dominion dan Alur Ceritanya
Jurassic World: Dominion mengambil latar empat tahun setelah kehancuran Pulau Isla Nublar. Dunia kini hidup berdampingan dengan dinosaurus hasil rekayasa genetik yang berkeliaran bebas. Cerita berpusat pada pencarian Maisie Lockwood oleh agen perusahaan Biosyn Genetics, yang akhirnya mempertemukan kembali Owen Grady (Chris Pratt) dan Claire Dearing (Bryce Dallas Howard).
Film ini menjadi penutup trilogi Jurassic World sekaligus memberikan penghormatan kepada para pemeran original Jurassic Park seperti Sam Neill, Laura Dern, dan Jeff Goldblum yang kembali tampil.
Capaian Box Office yang Fantastis
Meski menuai kritik beragam, Jurassic World: Dominion tetap menjadi mesin uang bagi Universal. Pendapatan globalnya menembus US$1 miliar, sementara Jurassic World: Fallen Kingdom bahkan lebih sukses dengan total US$1,3 miliar. Star Wars: The Force Awakens masih menjadi juara komersial dengan pendapatan lebih dari US$2 miliar di seluruh dunia.
Di sisi lain, Star Wars: Episode IX - The Rise of Skywalker hanya mendapat skor 51 persen di Rotten Tomatoes, namun tetap menghasilkan pendapatan US$1 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa basis penggemar yang kuat tetap menjadi faktor penting dalam industri film modern.
Apa Artinya bagi Industri Film?
Meningkatnya biaya produksi film blockbuster mencerminkan perubahan lanskap industri hiburan global. Efek visual yang semakin kompleks, bayaran bintang papan atas, dan biaya syuting di berbagai lokasi menjadi penyumbang utama membengkaknya anggaran.
Bagi penonton Indonesia, fenomena ini berarti tontonan berskala besar akan terus hadir di layar bioskop Tanah Air. Dengan industri film lokal yang juga berkembang pesat, persaingan antara film Hollywood bermodal besar dan film nasional yang lebih efisien justru memberikan lebih banyak pilihan bagi penikmat bioskop.