PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang menekankan pentingnya pembinaan karakter sejak usia muda saat membuka Kejuaraan Wadokai Sumsel Open Tournament Karate Tahun 2026 Piala Pangdam II/Sriwijaya. Turnamen yang digelar di GOR Ranau, Jakabaring Sport City, Palembang, itu diikuti 900 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel.
Cik Ujang menyampaikan apresiasi kepada Wadokai, Pangdam II/Sriwijaya, dan seluruh panitia yang telah menggagas serta menyukseskan penyelenggaraan kejuaraan. Ia juga menyambut peserta, pelatih, ofisial, serta keluarga besar karate yang hadir di arena.
Karate sebagai Sarana Pembentukan Karakter Generasi Muda
Menurut Cik Ujang, olahraga memegang peran penting dalam membentuk kepribadian generasi muda. Karate tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri, menghormati lawan, dan mematuhi aturan.
Nilai-nilai sportivitas menjadi penekanan utama dalam sambutannya. Ia berharap seluruh peserta bertanding dengan semangat juang tinggi dan penuh disiplin, tanpa mengesampingkan persaudaraan.
"Kemenangan bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga keberanian untuk bertanding, kejujuran dalam berkompetisi, serta sikap lapang dada dalam menerima hasil pertandingan," pesan Cik Ujang kepada para atlet.
Pesan untuk Wasit, Juri, dan Orang Tua Atlet
Wagub Sumsel juga berpesan kepada para wasit dan juri agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, adil, dan berintegritas. Kepada pelatih, ofisial, dan orang tua, ia mengajak mereka terus memberikan pendampingan serta motivasi kepada para atlet.
Menurutnya, kejuaraan karate menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempererat persahabatan. Ia optimistis turnamen seperti ini akan melahirkan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Komitmen Pemprov Sumsel Dukung Pembinaan Olahraga
Cik Ujang menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen mendukung pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda. Olahraga, menurutnya, tidak semata berorientasi pada prestasi, tetapi juga harus melahirkan generasi yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter.
Ia berharap seluruh rangkaian turnamen berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses hingga selesai. Peserta diminta menunjukkan kemampuan terbaik, menjunjung sportivitas, menghormati lawan dan wasit, serta bersikap rendah hati baik saat menang maupun kalah.