BATURAJA — Sebanyak 12 ekor sapi kurban milik Pemkab OKU dipotong dan dibagikan secara merata ke 13 kecamatan di wilayah tersebut pada perayaan Idul Adha tahun ini. Bupati OKU Teddy Meilwansyah menyebut setiap kecamatan mendapat jatah satu ekor sapi dengan bobot rata-rata mencapai 600 kilogram.
Hewan kurban itu merupakan sumbangan dari sejumlah perusahaan milik negara dan daerah yang beroperasi di Kabupaten OKU. Satu ekor sapi diserahkan secara simbolis kepada pengurus Masjid di Kecamatan Muara Jaya sebagai titik awal penyaluran.
Bupati Teddy menekankan bahwa proses pemotongan hingga pembagian daging harus sesuai syariat Islam dan standar kebersihan pangan. "Momentum Idul Adha bukan hanya sekedar ibadah menyembelih hewan, melainkan wujud ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama," ujarnya di Baturaja, Rabu.
Berbeda dengan pembagian kurban pada umumnya yang sering dilakukan di lokasi pemotongan, Pemkab OKU memastikan daging diantarkan langsung ke rumah-rumah warga. Sasaran penerima meliputi kaum dhuafa, yatim piatu, dan keluarga kurang mampu di masing-masing kecamatan.
Bupati berharap penyaluran daging kurban dilakukan secara merata ke sejumlah desa yang telah ditentukan. Pelibatan perangkat desa, pengurus masjid, dan panitia setempat dinilai kunci agar pembagian berjalan tepat sasaran, aman, dan lancar.
Kegiatan sosial keagamaan ini disebut Bupati Teddy sebagai tradisi luhur yang harus terus dijaga. Ia berharap semangat berkurban dan berbagi tumbuh di setiap lapisan masyarakat, didukung sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen warga Kabupaten OKU.
"Setiap kecamatan mendapat satu ekor sapi," kata Teddy, menegaskan bahwa pemerataan menjadi prioritas utama dalam program tahunan ini.