PALEMBANG — Perekonomian Sumatera Selatan sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dengan mayoritas dari 17 kabupaten/kota mencatat pertumbuhan di atas 5 persen. Kabupaten Muara Enim memimpin dengan laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tahunan tertinggi mencapai 5,42 persen, sementara Kota Palembang sebagai pusat ekonomi provinsi tumbuh solid di angka 5,60 persen. Data ini dirilis oleh Akurat Sumsel berdasarkan laporan pertumbuhan ekonomi tahunan daerah.
Kabupaten Muara Enim menempati posisi puncak dengan pertumbuhan 5,42 persen. Sektor pertambangan, energi, serta aktivitas industri menjadi motor utama yang terus bergerak stabil sepanjang tahun. Daerah ini dikenal sebagai salah satu lumbung energi di Sumsel dengan keberadaan tambang batu bara dan proyek-proyek hilirisasi.
Di posisi kedua, Kabupaten OKU Timur mencatat pertumbuhan impresif sebesar 5,79 persen, hanya terpaut tipis dari Muara Enim. Sementara itu, Kota Palembang sebagai ibu kota provinsi dan pusat perdagangan mencatat pertumbuhan 5,60 persen, menandakan geliat sektor jasa, perdagangan, dan industri pengolahan masih kuat.
Kabupaten Lahat menyusul di angka 5,52 persen, disusul Banyuasin 5,40 persen, dan Kota Prabumulih 5,37 persen. Daerah lain seperti Empat Lawang (5,33 persen), OKU Selatan (5,17 persen), dan Pagar Alam (5,18 persen) juga mencatatkan performa di atas rata-rata nasional.
Kabupaten Musi Rawas menjadi satu-satunya daerah dengan pertumbuhan ekonomi paling rendah di Sumsel, yakni 4,75 persen. Meski di bawah 5 persen, angka ini masih menunjukkan bahwa ekonomi di wilayah tersebut tetap bergerak positif sepanjang 2025. Daerah lain yang juga mencatat pertumbuhan di bawah 5 persen adalah Ogan Ilir (4,97 persen) dan Lubuk Linggau (4,94 persen).
Secara umum, pertumbuhan ekonomi di Sumsel selama 2025 masih ditopang oleh sektor pertanian, perdagangan, pertambangan, serta jasa dan industri pengolahan. Kombinasi sektor-sektor ini menjadi fondasi utama yang menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global dan nasional. Pemerintah daerah diharapkan terus mendorong diversifikasi ekonomi agar pertumbuhan lebih merata di seluruh wilayah.