PALEMBANG — Tiket untuk dua kereta api bersubsidi (PSO) di Sumatera Selatan, yakni KA Rajabasa dan KA Bukit Serelo, sudah habis terjual untuk seluruh relasi tujuan selama periode libur panjang akhir Mei hingga awal Juni 2026. Kondisi ini mendorong PT KAI Divre III Palembang untuk mengoptimalkan kapasitas angkut dan mengarahkan calon penumpang ke alternatif perjalanan yang masih tersedia.
Tiket KA Rajabasa dan Bukit Serelo 100 Persen Ludes
Manajer Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan bahwa tiket KA Rajabasa untuk relasi Kertapati-Tanjungkarang telah terjual hingga 146 persen dari kapasitas, atau setara 9.889 tiket. Sementara itu, relasi sebaliknya menuju Kertapati mencapai 141 persen dengan 9.583 tiket terjual. KA Bukit Serelo menuju Lubuk Linggau mencatat okupansi 124 persen (5.257 tiket), dan relasi menuju Kertapati mencapai 126 persen (5.345 tiket).
“Untuk dua kereta api PSO, tiket dengan relasi original destination telah terjual hingga 100 persen. Namun pelanggan masih dapat memanfaatkan pembelian tiket parsial sesuai relasi yang tersedia,” jelas Aida dalam keterangan resmi yang diterima di Palembang, Senin.
KA Sindang Marga Masih Punya Tiket, Ini Rutenya
Di tengah tingginya permintaan, satu kereta api komersial masih menyisakan kursi kosong. KA Sindang Marga mencatat tingkat pemesanan baru 47 persen untuk relasi menuju Lubuk Linggau (1.615 tiket) dan 37 persen untuk relasi menuju Kertapati (1.280 tiket). KAI menyebut masyarakat masih bisa memanfaatkan ketersediaan tiket kereta ini untuk perjalanan pulang-pergi.
Fakta Singkat Angkutan Libur Panjang di Sumsel
- Total kapasitas: 28.928 tempat duduk untuk tiga kereta api di wilayah Divre III Palembang.
- Rata-rata penumpang harian: 3.616 pelanggan selama periode 26 Mei hingga 2 Juni 2026.
- Kereta api beroperasi: KA Rajabasa (Kertapati-Tanjungkarang), KA Bukit Serelo (Kertapati-Lubuk Linggau), dan KA Sindang Marga (Kertapati-Lubuk Linggau).
Imbauan KAI: Beli Tiket di Kanal Resmi dan Perhatikan Barang Bawaan
KAI Divre III Palembang mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, atau loket box stasiun. Langkah ini untuk menghindari risiko penipuan dan tiket palsu yang marak terjadi saat musim liburan. Selain itu, penumpang diminta memperhatikan ketentuan barang bawaan: bagasi gratis maksimal 20 kilogram dengan volume 100 dm³ (setara 70 cm x 48 cm x 30 cm) dan maksimal empat koli.
“Kami berharap masyarakat dapat menikmati pengalaman perjalanan menggunakan kereta api dengan aman, nyaman, selamat, dan menyenangkan,” kata Aida.