SUMATERA SELATAN — Film Supergirl akhirnya tayang di bioskop setelah lebih dari 40 tahun sejak versi terakhir karakter ini muncul di layar lebar. Dibintangi Milly Alcock sebagai Kara Zor-El, film ini menyajikan petualangan luar angkasa yang gelap namun tetap menghadirkan momen mengharukan antara seorang pahlawan dan anjing supernya.
Bagi yang sudah menonton dan masih bertanya-tanya tentang beberapa poin penting di akhir cerita, berikut jawabannya. Peringatan: spoiler penuh di bawah ini.
Kabar baik bagi pecinta hewan: Krypto selamat. Anjing super setia Kara menjadi pusat konflik awal film setelah diracun oleh panah beracun milik Krem, pemimpin geng Brigands. Kara hanya punya waktu 72 jam untuk mendapatkan penawarnya dari Krem sendiri.
Setelah perburuan panjang, Kara berhasil merebut obat tersebut dan kembali ke planet tempat Krypto dirawat. Dalam hitungan detik setelah disuntik oleh dokter setempat, Krypto pulih total. Adegan ini menjadi salah satu momen paling melegakan di tengah ketegangan film.
Keputusan Kara untuk membunuh Krem dipastikan akan memicu perdebatan di kalangan penggemar. Di permukaan, alasannya jelas: Krem hampir membunuh Krypto, satu-satunya hubungan Kara dengan Krypton selain sepupunya Clark Kent. Namun, ada lapisan motivasi yang lebih dalam.
Krem juga membunuh keluarga Ruthye, seorang pejuang muda yang merekrut Kara untuk membalas dendam. Alih-alih membiarkan Ruthye menanggung beban pembunuhan seumur hidupnya, Kara mengirim Ruthye pergi dan mengeksekusi Krem sendiri. Selain itu, geng Brigands dikenal menculik gadis-gadis remaja dari berbagai planet untuk dijadikan generasi penerus kelompok kriminal tersebut. Membunuh Krem berarti menghentikan siklus teror itu selamanya.
Namun, dalam novel grafis asli tahun 2021, Krem dibiarkan hidup. Di sana, Kara justru mengajarkan bahwa balas dendam bukanlah jawaban dan memutus rantai kekerasan adalah satu-satunya cara untuk sembuh dari trauma. Keputusan di film justru membalikkan pesan tematik utama tersebut, membuat Kara terlihat lebih seperti anti-hero daripada pahlawan tradisional. Banyak penonton kemungkinan akan kecewa dengan perubahan ini.
Jangan buang waktu menunggu setelah kredit bergulir. Supergirl tidak memiliki adegan mid-credit maupun post-credit. Begitu logo DC Studios muncul, penonton bisa langsung meninggalkan bioskop tanpa khawatir melewatkan petunjuk untuk film DCU berikutnya.
Film ini tidak menyiapkan alur cerita spesifik untuk Man of Tomorrow, sekuel Superman yang dijadwalkan rilis tahun 2027. Namun, adegan terakhir menegaskan bahwa Milly Alcock akan kembali sebagai Supergirl di film tersebut.
Di akhir film, Kara dan Krypto kembali ke apartemen mereka di Metropolis. Di sana, David Corenswet sebagai Superman sedang memeriksa tempat itu. Setelah Krypto seenaknya mengobrak-abrik tempat sampah, Kara dan Clark duduk sebentar. Kara memberi tahu sepupunya bahwa dia berencana tinggal di Bumi untuk sementara waktu.
Keputusan ini mengonfirmasi pernyataan co-CEO DC Studios Peter Safran kepada The Hollywood Reporter bahwa Alcock akan muncul di Man of Tomorrow. Setidaknya, penonton tidak akan melihat Supergirl tiba-tiba muncul begitu saja tanpa penjelasan di film tahun depan.