Bukan Cuma Target, Gangguan Listrik di Papua Turun 43 Persen, Warga Makin Jarang Mati Lampu

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Senin, 29 Juni 2026 | 00:03:01 WIB
Penurunan gangguan listrik di Papua dan Papua Barat capai 43 persen pada Mei 2026.

SUMATERA SELATAN — Warga Papua dan Papua Barat kini bisa bernapas lebih lega. Pasokan listrik di wilayah tersebut semakin stabil setelah PT PLN (Persero) berhasil memangkas frekuensi gangguan hingga 43,10 persen pada periode Mei 2026 dibandingkan tahun lalu.

Angka ini setara dengan penurunan indeks frekuensi gangguan atau SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dari 1,74 kali per pelanggan menjadi hanya 0,99 kali per pelanggan. Hebatnya, capaian ini juga sukses menembus target perusahaan yang sebesar 1,76 kali per pelanggan.

Durasi Padam Terus Dipangkas

Tidak hanya frekuensinya, durasi pemadaman listrik pun ikut menyusut. Indeks durasi gangguan atau SAIDI (System Average Interruption Duration Index) tercatat turun 12 persen menjadi 102,37 menit per pelanggan pada Mei 2026. Angka ini lebih baik dari target perusahaan yang sebesar 122,4 menit per pelanggan, dan juga lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 116,34 menit.

“Kami sangat memahami kebutuhan warga terhadap pasokan listrik yang stabil semakin meningkat. Kami terus mengubah cara kerja agar petugas bisa datang lebih cepat dan listrik segera menyala kembali,” ujar Roberth dalam pernyataan resminya, Senin (29/6).

Digitalisasi Jadi Jurus Andalan

Menurut Roberth, penurunan gangguan ini bukanlah hasil yang instan. PLN mengimplementasikan digitalisasi sistem kelistrikan dari hulu ke hilir. Inovasi utama ada pada aplikasi PLN Mobile yang memungkinkan setiap laporan kendala dari masyarakat langsung terdeteksi secara real time.

Dengan sistem ini, respons petugas di lapangan menjadi jauh lebih cepat dan transparan. “Setiap laporan kendala dari masyarakat dapat langsung terdeteksi, sehingga penanganan gangguan menjadi jauh lebih cepat,” jelas Roberth.

Keberhasilan ini menjadi angin segar bagi pelanggan PLN di Papua dan Papua Barat yang selama ini kerap mengeluhkan pemadaman listrik. Dengan keandalan yang terus membaik, aktivitas ekonomi dan keseharian warga pun diharapkan semakin lancar tanpa gangguan listrik yang berarti.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: kabarpapua.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top