Sepanjang 2025, Pertamina Salurkan 28 Juta KL Pertalite dan 18 Juta KL Solar Subsidi ke Seluruh Indonesia

Penulis: Ferdian Syah  •  Selasa, 30 Juni 2026 | 21:49:01 WIB
Pertamina salurkan 28 juta KL Pertalite dan 18 juta KL Solar subsidi ke seluruh Indonesia sepanjang 2025.

SUMATERA SELATAN — Selain BBM, Pertamina melalui Subholding Downstream juga menyalurkan 507.940 kiloliter minyak tanah dan 8,52 juta metrik ton LPG Tabung 3 Kg. Distribusi energi ini tidak hanya menyasar kota-kota besar, tetapi juga wilayah terpencil yang selama ini sulit dijangkau.

Infrastruktur Distribusi: 15 Ribu SPBU Hingga Kapal Tanker

Untuk memastikan pasokan sampai ke tangan konsumen, Pertamina mengoperasikan 15.380 titik penyaluran BBM dan 273.388 pangkalan LPG yang tersebar di 38 provinsi. Jaringan ini menjadi tulang punggung distribusi energi nasional.

Di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T), perusahaan pelat merah ini telah membangun 588 lembaga penyalur BBM Satu Harga sejak 2017 hingga 2025. Program ini memastikan harga BBM di Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara tidak berbeda dengan harga di Jawa.

Tak hanya darat, Pertamina juga mengandalkan 481 armada kapal yang beroperasi sepanjang tahun lalu. Armada tersebut terdiri dari 110 kapal tanker, satu unit Floating Storage Offloading (FSO), dan 370 marine support vessel yang menjadi penghubung distribusi antarpulau.

Masyarakat Pelosok Mulai Terjangkau Lewat Pertashop dan OVOO

Bagi warga yang tinggal di wilayah tanpa SPBU, Pertamina menyediakan 6.703 unit Pertashop. Gerai mini ini menjadi solusi agar masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan puluhan kilometer hanya untuk mengisi BBM.

Sementara untuk LPG 3 Kg, program One Village One Outlet (OVOO) telah menjangkau 70.451 desa dan kelurahan, atau sekitar 96,3 persen wilayah Indonesia. Artinya, hampir seluruh desa di Tanah Air kini memiliki akses ke tabung gas bersubsidi.

Pertamina: Akses Energi adalah Amanah Negara

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa ketahanan energi tidak hanya soal pasokan yang cukup. "Sebagai BUMN energi, Pertamina mengemban amanah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh akses energi di mana pun mereka berada," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (30/6).

Menurut Baron, di balik setiap liter BBM dan tabung LPG yang diterima masyarakat, terdapat sistem logistik yang bekerja secara terintegrasi dari hulu ke hilir. "Kami terus memperkuat infrastruktur distribusi, memperluas jangkauan BBM Satu Harga, Pertashop, serta jaringan pangkalan LPG agar akses energi semakin mudah, merata, dan andal," pungkasnya.

Dengan capaian ini, Pertamina tidak hanya menjalankan fungsi bisnis, tetapi juga peran sosial dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan energi di seluruh Indonesia.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top