Alihkan Hotel The Royale Krakatau ke InJourney, Laba Bersih Krakatau Steel Susut Tipis

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Kamis, 02 Juli 2026 | 12:22:01 WIB
Krakatau Steel alihkan pengelolaan Hotel The Royale Krakatau ke PT HIN dalam holding InJourney.

SUMATERA SELATAN — Krakatau Steel resmi melepas kepemilikan hotel bintang empat di Cilegon, Banten, itu melalui anak usahanya, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (PT KSI). Transaksi tersebut tercatat dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 2 Juli 2026.

Nilai pengalihan aset setara dengan 2,58 persen dari total ekuitas KRAS berdasarkan laporan keuangan auditan per 31 Desember 2025, yang mencapai USD725,509 juta. Sebagai kompensasi, PT HIN akan menerbitkan saham baru Seri C yang seluruhnya diambil oleh PT KSI.

Dampak ke Neraca Keuangan

Meski nilai transaksinya cukup besar, dampak terhadap neraca keuangan KRAS tergolong tipis. Total aset perusahaan berkurang 0,02 persen menjadi USD2,765 juta dari sebelumnya USD2,765,81 juta.

Di sisi lain, liabilitas justru naik tipis dari USD2,040,304 juta menjadi USD2,042,880 juta. Ekuitas pun ikut tergerus menjadi USD722,510 juta dari sebelumnya USD725,509 juta.

Dari sisi laba rugi, penjualan bersih diproyeksikan turun dari USD959,839 juta menjadi USD955,403 juta. Namun beban pokok penjualan juga berkurang, sehingga laba bersih hanya menyusut tipis dari USD339,640 juta menjadi USD339,595 juta.

Alasan di Balik Pelepasan Aset

Manajemen KRAS menyatakan langkah ini bertujuan untuk memurnikan bisnis PT KSI agar lebih fokus pada pilar utama: pengelolaan kawasan industri terintegrasi, penyediaan infrastruktur dasar, dan layanan logistik strategis.

"Sehingga mampu memberikan nilai tambah (value creation) yang lebih optimal bagi seluruh pemegang saham," tulis manajemen KRAS dalam keterbukaan informasi.

Dengan dilepaskannya portofolio non-inti di bidang perhotelan, PT KSI bisa mengonsentrasikan seluruh sumber daya, modal, dan kapabilitas manajemennya pada bisnis utama. Fokus yang lebih tajam ini diharapkan memacu akselerasi pertumbuhan performa komersial dan efisiensi alokasi modal.

Integrasi ke Ekosistem InJourney

Melalui pengalihan ini, pengelolaan The Royale Krakatau Hotel akan diintegrasikan penuh ke dalam ekosistem PT HIN di bawah naungan holding pariwisata dan pendukung, InJourney. PT HIN sendiri dimiliki 99,99 persen oleh InJourney dan 0,01 persen oleh Negara Republik Indonesia.

Manajemen KRAS menilai, langkah ini akan menciptakan sinergi operasional yang lebih kuat, meningkatkan standar pelayanan, serta memastikan aset akomodasi tersebut dikelola oleh entitas yang memiliki keahlian inti dan jaringan luas di industri pariwisata nasional.

Keputusan ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk merampingkan portofolio BUMN dan mengonsolidasikan aset-aset serupa di bawah satu holding yang lebih kompeten. Bagi KRAS, fokus pada bisnis baja dan infrastruktur industri diharapkan bisa memperkuat daya saing di tengah tekanan pasar global.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: kabarbursa.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top