SUMATERA SELATAN — OpenAI mulai menggelar pratinjau awal untuk seri GPT-5.6 kepada sejumlah mitra terbatas, Senin (14/4). Model ini terdiri dari tiga varian dengan segmentasi harga dan kemampuan yang berbeda: Sol, Terra, dan Luna. Perusahaan berencana merilisnya secara luas dalam beberapa pekan ke depan.
Tiga Varian GPT-5.6: Sol, Terra, dan Luna
Varian Sol disebut sebagai model terkuat yang pernah dibuat OpenAI. Model ini dibekali kemampuan reasoning effort maksimal yang memberinya waktu lebih lama untuk berpikir secara mendalam. OpenAI mengklaim Sol unggul dalam bidang keamanan siber, terutama untuk membantu menemukan dan memperbaiki celah keamanan.
Terra dirancang untuk penggunaan sehari-hari dengan performa setara GPT-5.5, tetapi dengan biaya setengahnya. Sementara Luna menjadi varian termurah di jajaran GPT-5.6, menyasar pengguna dengan kebutuhan komputasi yang lebih ringan.
Harga Per Token: Luna Paling Murah, Sol Paling Mahal
OpenAI telah merilis daftar harga untuk ketiga varian tersebut:
- Sol: $5 per juta token input dan $30 per juta token output.
- Terra: $2,50 per juta token input dan $15 per juta token output.
- Luna: $1 per juta token input dan $6 per juta token output.
Sebagai perbandingan, model Mythos 5 milik Anthropic yang sempat ditarik dibanderol $10 per juta token input dan $50 per juta token output. Artinya, Sol lebih murah 50% dari kompetitor langsungnya di segmen model paling canggih.
Pemerintah AS Dapat Akses Lebih Awal
Sebelum pratinjau ini, OpenAI telah memberikan akses awal ke pemerintah Amerika Serikat untuk meninjau kemampuan GPT-5.6. Langkah ini merupakan respons terhadap perintah eksekutif keamanan siber AI yang ditandatangani Presiden Trump awal bulan ini. Aturan tersebut mewajibkan perusahaan AI untuk menyerahkan model paling kuat mereka untuk ditinjau sukarela oleh pemerintah 30 hari sebelum dirilis ke publik.
Menurut laporan The New York Times, OpenAI, Anthropic, Google, xAI, dan Microsoft telah memberikan akses awal ke model-model terbaru mereka bahkan sebelum perintah itu ditandatangani. Meta disebut sebagai satu-satunya perusahaan yang menolak dan kini didesak pemerintah untuk mengikuti prosedur yang sama.
Fokus pada Keamanan: 700.000 GPU Hours untuk Cegah Jailbreak
OpenAI mengklaim telah menghabiskan 700.000 GPU hours untuk mencari universal jailbreaks dan mengembangkan mekanisme pertahanan terhadapnya. Perusahaan juga melatih GPT-5.6 untuk menolak permintaan bantuan siber yang dilarang, termasuk upaya jailbreaking model.
Semua varian GPT-5.6 dilengkapi perlindungan yang diperkuat untuk aktivitas berisiko tinggi dan permintaan sensitif. OpenAI berjanji akan menerapkan proses respons cepat untuk mereproduksi, menilai, memprioritaskan, dan memperbaiki jailbreak yang baru ditemukan.
Fokus ini tidak lepas dari insiden yang menimpa Anthropic beberapa pekan lalu. Perusahaan itu terpaksa menangguhkan akses ke model Mythos 5 dan Fable 5 setelah pemerintah mendapat laporan bahwa model tersebut bisa di-jailbreak untuk tujuan jahat. Kini, Anthropic telah mendapatkan izin untuk menyebarkan Mythos kembali ke sejumlah organisasi terpilih.
Kapan Tersedia untuk Publik?
OpenAI belum memberikan tanggal pasti rilis luas untuk GPT-5.6. Namun, perusahaan menyebut peluncuran akan terjadi "dalam beberapa pekan mendatang." Untuk pengguna Indonesia, belum ada informasi mengenai ketersediaan atau harga khusus regional. Namun, dengan harga per token yang kompetitif, GPT-5.6 berpotensi menjadi pilihan menarik bagi pengembang dan perusahaan yang membutuhkan model AI canggih dengan biaya lebih terkendali.