PALEMBANG — Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan menegaskan bahwa perjalanan panjang bangsa Indonesia hingga menginjak usia ke-81 tahun merupakan bukti nyata ketangguhan seluruh rakyat. Menurutnya, kemerdekaan adalah amanah milik bersama yang wajib dijaga serta diperjuangkan melalui ikhtiar kerja keras dan doa yang tak terputus.
“Melalui zikir dan doa kebangsaan ini, mari kita hadirkan wajah Indonesia yang rukun dan bersatu dalam keberagaman. Mari bersama kita langitkan doa untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujarnya di Palembang, Kamis.
Guna menyemarakkan momentum kebangsaan tersebut secara serentak, Kanwil Kemenag Sumsel mengimbau seluruh Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, jajaran Satuan Kerja (Satker), hingga masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif. Partisipasi tidak hanya terbatas pada kehadiran fisik di Lapangan Monas.
Masyarakat Sumsel yang tidak bisa hadir langsung tetap dapat mengikuti rangkaian acara secara khidmat dari rumah. Siaran langsung (live streaming) akan tersedia melalui kanal YouTube resmi Kementerian Agama RI.
Syafitri Irwan berharap momentum zikir kebangsaan ini mampu menjadi pilar penguat kerukunan, toleransi, serta semangat persatuan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ajakan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif warga akan pentingnya nilai-nilai kebangsaan di tengah keberagaman.
Kegiatan spiritual berskala nasional ini dijadwalkan berlangsung di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 17.00 WIB. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk diikuti secara serentak oleh seluruh elemen masyarakat Indonesia dari berbagai daerah.