PALEMBANG — Kabar baik bagi pemilik kendaraan di Sumatera Selatan. PT Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi per 1 Agustus 2026, dengan dua produk utama mengalami penurunan. Penyesuaian ini berlaku untuk wilayah Sumatera Selatan dengan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 7,5%.
Penurunan harga ini mengikuti tren harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar Rupiah yang terjadi belakangan ini. Meski harga berubah, Pertamina memastikan stok BBM di lapangan tetap aman dan tidak ada gangguan pasokan.
Dari empat produk BBM non-subsidi yang dipasarkan, dua di antaranya mengalami penurunan harga. Berikut rincian lengkapnya:
Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan hasil perhitungan matang dari berbagai aspek. Pihaknya mengacu pada arahan pemerintah dengan melihat tren harga minyak dunia dan kurs Rupiah.
"Penyesuaian ini tetap mengacu pada arahan pemerintah dengan melihat tren harga minyak dunia dan kurs Rupiah. Namun, prioritas utama kami adalah menjaga daya beli masyarakat dan memastikan pasokan energi tetap aman di seluruh penjuru Indonesia," ujar Kitty, Sabtu (1/8/2026).
Bersamaan dengan penyesuaian harga, Pertamina juga mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi MyPertamina. Setiap transaksi pembelian BBM non-subsidi dengan metode pembayaran mitra yang bekerja sama, pengguna bisa mendapatkan berbagai keuntungan.
Keuntungan tersebut meliputi cashback, potongan harga khusus, hingga poin loyalitas yang bisa ditukar dengan berbagai hadiah. Program ini dinilai membantu pengguna BBM lebih hemat di tengah fluktuasi harga energi global.
"Kami mengajak masyarakat buat memanfaatkan promo-promo di aplikasi MyPertamina supaya pengisian BBM jadi lebih praktis sekaligus hemat di kantong. Kami akan terus berkomitmen menjaga pasokan energi dan memberikan layanan terbaik buat semua konsumen," pungkas Kitty.
Untuk informasi promo terbaru atau pembaruan harga secara real-time, masyarakat dapat membuka aplikasi MyPertamina, memantau situs resmi Pertamina Patra Niaga, atau menghubungi Pertamina Call Center 135.