EMPAT LAWANG — Lima Taruna Akmil Magelang berpangkat Sersan Mayor resmi memulai penugasan pembinaan karakter di Kabupaten Empat Lawang, Senin (3/8/2026). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, di Kantor Bupati.
Penugasan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden melalui Kementerian Pertahanan dan Surat Tugas Panglima TNI. Fauzan menyebut, ada 76 titik Sekolah Rakyat yang menjadi lokasi kegiatan serupa di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, tiga di antaranya berada di Sumatera Selatan dan satu di Empat Lawang.
Para taruna telah berada di Empat Lawang sejak Sabtu lalu. Selama sepekan, mereka dijadwalkan memberikan edukasi, sosialisasi, hingga pelatihan pembinaan mental bela negara bagi siswa Sekolah Rakyat setempat.
Pemkab Empat Lawang tak ingin menyia-nyiakan kehadiran mereka. Selain di Sekolah Rakyat, para taruna diminta berbagi pengalaman dengan pelajar SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 3 Empat Lawang.
“Karena mereka sudah berada di Empat Lawang, kami memanfaatkan kesempatan ini agar para Taruna juga bisa memberikan motivasi, arahan, dan berbagi pengalaman kepada siswa tingkat SMA. Jadwalnya akan diatur agar seluruh sekolah tersebut dapat menerima kunjungan mereka,” kata Fauzan.
Fauzan berharap interaksi langsung dengan taruna mampu membangkitkan semangat generasi muda menggapai cita-cita. Ia pun mendorong siswa Empat Lawang untuk berani mengikuti jejak para taruna masuk Akademi Militer.
“Kami berharap kehadiran para Taruna secara langsung dapat menjadi inspirasi, role model, sekaligus penyemangat bagi anak-anak Sekolah Rakyat. Mudah-mudahan ke depan ada putra-putri Empat Lawang yang mengikuti jejak mereka masuk Akademi Militer,” ujarnya.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memperkuat wawasan kebangsaan sejak dini, khususnya di daerah-daerah yang memiliki Sekolah Rakyat sebagai lembaga pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.