8 Hotel Murah di Sumatera Selatan di Bawah 200 Ribu, Pilihan Hemat untuk Liburan dan Dinas

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:14:01 WIB
Suasana lobi salah satu hotel berbintang dua di Palembang yang menawarkan tarif kamar di bawah Rp200 ribu per malam.

Sumatera Selatan punya daya tarik yang tidak pernah habis, mulai dari kuliner pempek hingga jembatan Amperen yang ikonik di Palembang. Bagi perantau yang pulang kampung atau wisatawan yang ingin eksplorasi lebih lama, biaya akomodasi sering menjadi pos pengeluaran terbesar. Kabar baiknya, di kota-kota besar seperti Palembang hingga kota transit seperti Sekayu, banyak hotel berbintang dua atau guest house yang menawarkan tarif di bawah Rp200 ribu per malam.

Harga segitu biasanya sudah termasuk kamar ber-AC, kamar mandi dalam, dan sarapan sederhana untuk dua orang. Namun, perlu dicatat, tarif ini fluktuatif. Saat akhir pekan atau musim libur sekolah, harga bisa naik, sementara di hari kerja biasa Anda bisa mendapat diskon besar dari aplikasi pemesanan online. Berikut delapan pilihan yang bisa jadi acuan, beserta tips agar tidak salah pilih.

1. Palembang: Pusat Kota dengan Akses Mudah

Palembang sebagai ibu kota provinsi punya paling banyak opsi. Di kawasan Jalan Kolonel H. Burlian dan sekitarnya, banyak hotel melati yang tarifnya mulai dari Rp150 ribuan. Lokasi ini strategis karena dekat dengan Jembatan Amperen dan kawasan kuliner 24 jam.

Untuk urusan transportasi, Anda bisa memanfaatkan Trans Musi atau ojek online. Pastikan memilih hotel yang memiliki akses jalan masuk yang cukup lebar, karena beberapa gang di pusat kota cukup sempit untuk kendaraan roda empat. Cek juga ulasan terbaru soal kebersihan air dan AC, dua hal yang sering dikeluhkan di hotel budget.

2. Prabumulih: Transit Nyaman bagi Pengendara

Prabumulih sering menjadi tempat singgah bagi mereka yang bepergian darat dari Palembang ke arah Bengkulu atau Jambi. Kota ini tidak sebesar Palembang, tapi punya beberapa penginapan sederhana dengan tarif di bawah Rp200 ribu yang cukup layak.

Kebanyakan hotel di sini menyediakan area parkir yang luas karena tamunya memang mayoritas pemudik. Jika Anda membawa kendaraan pribadi, pastikan memilih hotel yang tidak berada tepat di tepi jalan utama untuk menghindari kebisingan suara truk yang melintas di malam hari.

3. Lubuklinggau: Gerbang Wisata Bukit Barisan

Bagi Anda yang hendak melanjutkan perjalanan ke kawasan dataran tinggi Sumatera Selatan atau menuju perbatasan Jambi, Lubuklinggau adalah titik berhenti yang tepat. Tarif hotel di kota ini cenderung lebih murah dibanding Palembang.

Anda bisa mendapatkan kamar yang bersih dengan harga mulai dari Rp130 ribuan. Karena posisinya di lembah, udara di Lubuklinggau terasa lebih sejuk. Beberapa penginapan bahkan tidak memerlukan AC di malam hari, jadi pastikan Anda menanyakan apakah tarif kamar sudah termasuk AC atau masih pakai kipas angin saja.

4. Sekayu: Pilihan untuk Eksplorasi Sungai Musi

Sekayu di Kabupaten Musi Banyuasin menjadi alternatif bagi Anda yang ingin merasakan suasana tepian Sungai Musi tanpa keramaian Palembang. Kota ini berkembang pesat karena industri, sehingga banyak hotel baru bermunculan dengan harga kompetitif.

Mayoritas hotel di Sekayu menawarkan tarif di bawah Rp200 ribu untuk tipe standar. Karena banyak tamu bisnis, fasilitas Wi-Fi biasanya cukup kencang. Namun, di akhir pekan, okupansi hotel bisa tinggi karena banyak keluarga yang berkunjung, jadi ada baiknya memesan beberapa hari sebelumnya.

5. Baturaja: Persinggahan di Jalur Lintas Sumatera

Baturaja terkenal dengan industri semennya, tapi kota ini juga punya sisi wisata yang menarik. Letaknya di jalur lintas tengah Sumatera membuat Baturaja ramai oleh kendaraan logistik dan bus antarprovinsi.

Anda bisa menemukan losmen atau hotel kelas melati dengan harga sangat terjangkau, bahkan di bawah Rp150 ribu. Namun, standar kebersihan bisa sangat bervariasi. Jangan ragu untuk meminta melihat kamar terlebih dahulu sebelum memutuskan membayar, terutama untuk memastikan tempat tidur dan kamar mandi dalam kondisi baik.

6. Kayuagung: Kota Air yang Tenang

Kayuagung di Kabupaten Ogan Komering Ilir menawarkan suasana yang lebih tenang. Kota ini sering dilewati oleh mereka yang menuju Lampung atau sebaliknya. Pilihan hotel di sini memang tidak banyak, tapi ada beberapa penginapan sederhana dengan tarif ramah.

Karena berada di dekat rawa-rawa, perhatikan masalah kelembapan dan nyamuk di kamar. Pastikan Anda membawa losion anti nyamuk. Harga kamar di kisaran Rp180 ribuan biasanya sudah termasuk sarapan nasi goreng atau lontong khas daerah tersebut.

7. Pagar Alam: Udara Sejuk di Kaki Gunung

Pagar Alam berbeda dari kota lain di Sumatera Selatan karena udaranya yang dingin. Kota ini jadi tujuan favorit untuk menikmati perkebunan teh dan pemandangan Gunung Dempo. Konsekuensinya, banyak penginapan yang lebih berfokus pada vila atau cottage, tapi hotel budget juga tetap ada.

Tarif di bawah Rp200 ribu di Pagar Alam biasanya untuk kamar tanpa pemanas air, karena cuacanya memang sudah dingin. Cek ketersediaan air panas jika Anda tidak terbiasa mandi dengan air dingin. Lokasi hotel di daerah Pasar Pagar Alam atau dekat Alun-Alun biasanya paling mudah diakses.

8. Muara Enim: Dekat Wisata Alam dan Tambang

Muara Enim sering menjadi pilihan menginap bagi mereka yang ingin mengunjungi Danau Gunung Tujuh atau sekadar transit menuju Pagar Alam. Kota ini cukup ramai karena aktivitas pertambangan batu bara, sehingga permintaan kamar hotel cukup stabil.

Harga kamar di Muara Enim sangat bersahabat. Anda bisa mendapatkan kamar yang luas dengan tarif sekitar Rp160 ribuan. Karena banyak tamu yang bekerja di lapangan, hotel-hotel di sini biasanya menyediakan fasilitas laundry dengan harga murah. Manfaatkan ini jika Anda sedang dalam perjalanan panjang.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Booking

Harga di bawah 200 ribu memang menggiurkan, tapi ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Pertama, jangan pernah membayar penuh di muka jika Anda datang langsung tanpa reservasi. Kedua, periksa kebersihan seprai dan bantal, karena ini yang paling sering menjadi keluhan. Ketiga, tanyakan apakah harga sudah termasuk pajak dan sarapan, karena beberapa hotel menerapkan biaya tambahan di luar tarif kamar.

Terakhir, manfaatkan fitur peta di aplikasi pemesanan untuk melihat lingkungan sekitar hotel. Pastikan ada minimarket atau warung makan yang buka hingga larut malam. Lokasi yang strategis akan menghemat biaya transportasi Anda selama di Sumatera Selatan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah aman menginap di hotel di bawah 200 ribu di Sumatera Selatan?
Aman, selama Anda memilih hotel yang memiliki reputasi baik di aplikasi pemesanan. Perhatikan skor kebersihan dan keamanan dari ulasan tamu sebelumnya. Hindari hotel yang tidak memiliki resepsionis 24 jam.

Kapan waktu terbaik mendapatkan harga termurah?
Hari kerja, terutama Selasa hingga Kamis, biasanya menawarkan tarif paling rendah. Hindari booking di akhir pekan atau saat ada event besar seperti perayaan hari jadi kota.

Apakah harga di bawah 200 ribu sudah termasuk sarapan?
Tergantung kebijakan hotel. Beberapa menyertakan sarapan sederhana seperti nasi uduk atau roti, sementara yang lain tidak. Selalu baca deskripsi fasilitas dengan teliti sebelum konfirmasi pemesanan.

Bagaimana cara memastikan kamar tidak bau lembab?
Minta kamar di lantai yang lebih tinggi dan tidak menghadap langsung ke area belakang hotel. Buka jendela dan nyalakan AC selama beberapa menit sebelum Anda menempati kamar.

Memilih hotel murah di Sumatera Selatan bukan berarti harus kotor atau tidak nyaman. Dengan riset kecil dan ekspektasi yang realistis, Anda bisa menghemat biaya akomodasi dan mengalokasikan lebih banyak anggaran untuk menikmati pempek, tekwan, atau oleh-oleh khas daerah. Cek langsung foto terbaru kamar di aplikasi pemesanan dan hubungi pihak hotel untuk konfirmasi harga sebelum berangkat.

Reporter: Darmawan Iskandar
Back to top