Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Banyuasin Resmi Beroperasi, Target Produksi 10 Juta Bibit per Tahun untuk Sumatera

Penulis: Ferdian Syah  •  Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:28:47 WIB
Menteri Kehutanan meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Banyuasin, Sumatera Selatan, yang menargetkan produksi 10 juta bibit per tahun.

BANYUASIN — Fasilitas ini diresmikan langsung oleh Menteri Kehutanan, didampingi Wakil Menteri Dalam Negeri, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, pimpinan Komisi IV DPR RI, serta Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Para kepala daerah se-Sumsel turut hadir dalam seremoni yang digelar di KHDTK Kemampo tersebut.

Pembangunan pusat persemaian ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong gerakan penanaman ratusan juta pohon sekaligus memperkuat jaringan persemaian modern di berbagai daerah.

Bibit Gratis untuk Masyarakat dan Instansi

Produksi persemaian tidak terbatas pada tanaman kayu. Fasilitas ini juga menyiapkan tanaman serbaguna atau Multi Purpose Tree Species (MPTS) serta tanaman estetika yang bisa dimanfaatkan untuk penghijauan kawasan, rehabilitasi lahan kritis, hingga pengembangan agroforestri.

Bibit yang dihasilkan akan disalurkan secara gratis kepada kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, TNI, Polri, Pramuka, hingga komunitas lingkungan. Skema ini dirancang untuk memperluas akses publik terhadap bibit berkualitas.

Kolaborasi Tiga Sektor dalam Pembangunan

Pembangunan fasilitas ini melibatkan kolaborasi lintas sektor. Kementerian Kehutanan menjadi inisiator utama, sementara Kementerian Pekerjaan Umum membangun sistem penyiraman (watering system). PT PLN menyediakan infrastruktur kelistrikan untuk menunjang operasional harian.

APP Group turut mendukung pembangunan fasilitas persemaian. Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata, menegaskan keterlibatan perusahaannya merupakan bentuk dukungan terhadap agenda pelestarian lingkungan pemerintah.

"Sebagai bagian dari dunia usaha, APP Group menyadari bahwa keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki arah dan kebijakan, sementara dunia usaha memiliki ruang untuk memperkuat implementasinya melalui kolaborasi," ujarnya.

Penerapan Sistem Modern untuk Hasil Bibit Unggul

Keunggulan utama pusat persemaian ini terletak pada penerapan sistem persemaian modern. Teknologi yang digunakan dirancang untuk menghasilkan bibit berkualitas tinggi dengan tingkat keberhasilan tanam yang lebih baik dibandingkan metode konvensional.

Selain menjadi pusat produksi, Persemaian Sriwijaya Kemampo diharapkan berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan teknologi persemaian modern. Fasilitas ini menjadi bagian dari upaya mencapai target rehabilitasi hutan dan pengurangan lahan kritis di Sumatera Selatan maupun wilayah sekitarnya.

Komitmen Kepala Daerah se-Sumsel

Rangkaian peresmian juga diisi penandatanganan komitmen bersama para kepala daerah kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan untuk mendukung gerakan penanaman pohon. Penyerahan bibit kepada mitra dan peninjauan langsung fasilitas persemaian turut dilakukan dalam acara tersebut.

Dengan kapasitas produksi mencapai jutaan bibit per tahun, pusat persemaian ini diproyeksikan menjadi salah satu tulang punggung penyediaan bibit di Pulau Sumatera. Operasional penuh fasilitas ini diharapkan mempercepat pemulihan lahan kritis di kawasan tersebut.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: relung.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top