TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang Tak Hanya Bangun Jalan, Kapten Inf Pringgo: Kami Belajar Gotong Royong dari Warga

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 17:33:31 WIB
Kapten Inf Pringgo Budi Santoso menyampaikan pengalaman kebersamaan prajurit dan warga selama pelaksanaan TMMD ke-129 di Kodim 0418/Palembang.

PALEMBANG — Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di wilayah Kodim 0418/Palembang menyisakan cerita yang tidak hanya soal bangunan fisik. Di balik rampungnya sejumlah fasilitas umum, para prajurit yang bertugas mengaku mendapatkan pelajaran berharga langsung dari kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.

Kapten Inf Pringgo Budi Santoso menuturkan, selama menjalankan tugas, para personel tidak sekadar bekerja membangun. Interaksi intensif yang terjalin setiap hari membuka ruang bagi prajurit untuk memahami karakter dan semangat warga di lokasi sasaran.

"Selama pelaksanaan TMMD ini banyak pengalaman yang kami dapat. Kami bekerja bersama masyarakat, tinggal bersama masyarakat, makan bersama, dan setiap hari berinteraksi dengan warga. Dari situ kami bisa merasakan bahwa masyarakat sangat terbuka dan memiliki semangat gotong royong yang luar biasa," ujar Kapten Inf Pringgo.

Kebersamaan yang Menghapus Sekat TNI dan Rakyat

Menurutnya, momen kebersamaan inilah yang menjadi kunci kelancaran berbagai pekerjaan di lapangan. Saat kebutuhan tenaga tambahan muncul, warga tidak pernah ragu untuk turun tangan membantu tanpa diminta.

"Yang paling berkesan adalah kebersamaannya. Saat bekerja, tidak ada lagi sekat antara TNI dan masyarakat. Semua saling membantu. Ada yang membawa material, membersihkan lingkungan, membantu pekerjaan, bahkan sekadar memberikan semangat. Itu menjadi energi bagi kami," katanya.

Pengalaman tinggal dan bekerja bersama warga ini juga mengubah cara pandang personel tentang arti pengabdian. Kepuasan tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan, tetapi dari senyum dan manfaat yang langsung dirasakan masyarakat.

"Ketika melihat rumah warga mulai berubah menjadi lebih layak atau fasilitas yang dibangun mulai bisa digunakan, rasa lelah setelah bekerja seharian seperti terbayarkan," ungkapnya.

Cuaca dan Medan Tak Menyurutkan Semangat Satgas

Kapten Pringgo mengakui, setiap tugas lapangan pasti memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari kondisi cuaca yang tidak menentu hingga medan pekerjaan yang berat. Namun, semua hambatan tersebut justru menjadi bagian dari proses yang memperkuat solidaritas.

"Namanya tugas pasti ada tantangan. Tapi selama kita bekerja bersama dan saling mendukung, semuanya bisa dilalui. Yang penting bagaimana kita menjaga semangat sampai seluruh sasaran selesai," ujarnya.

Menjelang penutupan TMMD ke-129 pada 13 Agustus 2026, ia berharap seluruh fasilitas yang telah dibangun bersama dapat dirawat dengan baik oleh warga. Ia menekankan bahwa hasil pembangunan tersebut merupakan buah dari kerja bersama, bukan hanya kerja TNI.

"Kami berharap apa yang sudah kami kerjakan bersama masyarakat bisa dirawat. Karena pembangunan ini bukan hanya hasil kerja TNI, tetapi hasil kebersamaan TNI dan masyarakat," tuturnya.

Momen yang Akan Selalu Dikenang Personel

Meski tugas akan segera berakhir dan personel kembali ke satuan masing-masing, kedekatan yang terbangun selama di lokasi TMMD dinilai menjadi kenangan yang sulit dilupakan. Ikatan emosional yang terjalin membuat para prajurit merasa bukan sekadar tamu di wilayah tersebut.

"Mungkin nanti kami kembali ke satuan dan masyarakat kembali dengan aktivitas masing-masing. Tetapi kebersamaan selama TMMD ini akan menjadi kenangan bagi kami. Kami datang sebagai Satgas, tetapi selama di sini kami merasa seperti bagian dari keluarga masyarakat," pungkasnya.

Pelaksanaan TMMD ke-129 Kodim 0418/Palembang menjadi gambaran bahwa program ini tidak hanya membangun jalan, rumah, atau fasilitas umum. Lebih dari itu, TMMD merajut kedekatan, menghidupkan gotong royong, dan menumbuhkan kepercayaan antara TNI dengan rakyat.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: wideazone.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top