Anggota Polda Sumsel Jadi Korban Begal di Palembang, Empat Luka Tusuk di Perut dan Motor Dibawa Kabur

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 18:28:31 WIB
Empat luka tusuk di perut diderita anggota Polda Sumsel usai dibegal di Palembang.

PALEMBANG — Aksi kriminal yang menimpa anggota Polri ini terjadi di samping SDN 25, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban diketahui sedang mangkal mencari penumpang, termasuk penumpang yang baru turun dari bus luar kota.

Peristiwa itu baru dilaporkan istri korban, EH (44), ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Minggu (9/8/2026) malam. Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2677/VIII/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.

Kronologi: Penumpang dari Soekarno-Hatta yang Berujung Penyerangan

Berdasarkan keterangan yang disampaikan EH kepada petugas, kejadian berawal saat JE menerima penumpang dari kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Penumpang tersebut terdiri dari seorang perempuan dan seorang laki-laki yang meminta diantar menuju Jalan Inspektur Marzuki.

Setibanya di lokasi, situasi berubah drastis. JE diduga langsung diserang menggunakan kayu balok yang dihantamkan ke bagian kepala. Tak berhenti di situ, korban juga diduga ditusuk menggunakan senjata tajam pada bagian perut.

Daftar Luka dan Kerugian Korban

Akibat serangan tersebut, JE menderita sejumlah luka serius. Selain empat luka tusuk pada bagian perut, korban juga mengalami memar pada wajah sebelah kiri dan kanan, luka robek di bawah mata dan bibir, serta sejumlah luka sayatan pada kedua lengan.

Dalam aksi tersebut, para pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban. Kendaraan yang hilang merupakan Honda Beat tahun 2019 warna putih dengan nomor polisi BG 6384 ACK.

Harapan Keluarga dan Tindak Lanjut Polisi

EH berharap laporan yang telah dibuat segera ditindaklanjuti aparat kepolisian dan para pelaku dapat segera ditangkap. "Saya berharap laporan ini segera diproses dan pelaku ditangkap, Pak," ujar EH saat membuat laporan.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polda Sumsel terkait perkembangan penyelidikan maupun identitas terduga pelaku. Polisi masih perlu melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian serta keberadaan sepeda motor milik korban.

Kasus ini menjadi perhatian aparat kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: sumselindependen.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top