Pangdam II/Sriwijaya Terima Audiensi Tim Pokja Ilpengtek TNI, Bahas Penguatan Teknologi Pertahanan di Sumatera Bagian Selatan

Penulis: Khairul Anwar  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:18:31 WIB
Pangdam II/Sriwijaya menerima audiensi Tim Pokja Ilpengtek TNI di Palembang, Rabu (12/08/2026).

PALEMBANG — Markas Kodam II/Sriwijaya menjadi tempat diskusi strategis soal masa depan alutsista dan kemandirian industri pertahanan dalam negeri. Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A. menerima langsung kunjungan Tim Kelompok Kerja Bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Industri Pertahanan (Pokja Bid. Ilpengtek) TNI di Gedung Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5, Palembang, Rabu (12/08/2026).

Rombongan tim dipimpin Mayjen TNI Maulana Ridwan. Turut hadir Brigjen TNI Moch Sukistiono, Kolonel Arm Bambang Irawan, dan Kapten Cke Sukirjo.

Sinergi untuk Kesiapan Operasional Satuan

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni. Pangdam II/Swj menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dengan lembaga Ilpengtek untuk mendukung kesiapan operasional satuan di lapangan.

“Kami berharap sinergi antara TNI dengan lembaga Ilpengtek dapat terus ditingkatkan guna mendukung kesiapan operasional satuan serta penguatan pertahanan di wilayah Sumatera bagian selatan,” ujar Pangdam II/Swj dalam sambutannya.

Jajaran Pendamping Pangdam

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj didampingi sejumlah pejabat utama Kodam. Mereka adalah Kapoksahli Pangdam II/Swj, Danrindam II/Swj, Aspers Kasdam II/Swj, Kaajendam II/Swj, Kabintaldam II/Swj, serta Danyon Arh 12/SBP.

Kehadiran Kasi Media Online yang mewakili Kapendam II/Swj turut memperkuat koordinasi di jajaran komunikasi dan informasi satuan.

Koordinasi Pengembangan Ilpengtek di Wilayah Kodam

Audiensi ini menjadi sarana koordinasi terkait pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri pertahanan di wilayah Kodam II/Sriwijaya. Pembahasan difokuskan pada bagaimana hasil riset dan inovasi teknologi dapat diimplementasikan untuk kebutuhan satuan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kemandirian industri pertahanan nasional, di mana peran daerah dan satuan kewilayahan menjadi ujung tombak dalam mengidentifikasi kebutuhan spesifik di lapangan.

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: divianews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top