Pelajar di Musi Rawas Tewas Usai Sepeda Motor Hantam Truk yang Mogok di Tengah Jalan, Satu Korban Luka

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:05:01 WIB
Pelajar di Musi Rawas tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam truk yang mogok di tengah jalan, sementara satu penumpang lainnya mengalami luka ringan.

MUSI RAWAS — Regi Meliansyah Putra (16) meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau. Ia mengalami luka parah akibat benturan keras saat motor yang dikendarainya menghantam bagian belakang truk Toyota Dyna Dump Truck berwarna oranye bernomor polisi BG-8032-EC.

Penumpang yang dibonceng korban, Pito Jendar Tarmizi (15), selamat dari maut. Ia hanya mengalami luka lecet di bagian dahi dan telah mendapatkan penanganan medis.

Kronologi: Truk Berhenti Mendadak di Jalan Gelap

Kecelakaan terjadi saat Regi dan Pito melaju dari arah Desa Tambangan menuju Kecamatan BTS Ulu. Di tengah perjalanan, truk yang dikemudikan Eka Bundoro alias Toro (42) itu diketahui sedang berhenti di badan jalan.

Kasat Lantas Polres Musi Rawas, AKP Muriyanto, membenarkan bahwa truk tersebut sedang dalam kondisi mogok. "Truk tersebut sedang berhenti di lokasi kejadian karena kehabisan bahan bakar," ujar AKP Muriyanto pada Rabu (12/8), sehari setelah insiden nahas itu.

Korban Meninggal Setelah Sempat Dirawat

Akibat benturan yang keras, kedua pelajar itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, kondisi Regi terus memburuk.

"Setelah beberapa waktu menjalani perawatan, Regi Meliansyah Putra dinyatakan meninggal dunia," tambah AKP Muriyanto, mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Pengemudi Truk Selamat, Polisi Masih Selidiki

Pengemudi truk, Eka Bundoro, dipastikan tidak mengalami cedera sedikit pun dalam kecelakaan ini. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi dan penyebab pasti insiden tragis tersebut.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya kendaraan yang berhenti di tengah jalan tanpa penanda yang jelas, terutama saat kondisi gelap. Kepolisian setempat mengimbau pengemudi untuk selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum berpergian dan memasang rambu darurat jika terpaksa berhenti di jalan umum.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: bangkaterkini.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top