BPBD Muara Enim Pastikan Karhutla Lahan Sawit 4 Hektare di Desa Muara Harapan Padam Total, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:44:01 WIB
Petugas gabungan memastikan kebakaran lahan sawit seluas 4 hektare di Desa Muara Harapan telah padam total.

MUARA ENIM — Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Dinas Damkar, TNI, Polri, dan masyarakat setempat berjibaku memadamkan api sejak siang hingga malam hari. Upaya pemadaman melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran, dua unit mesin nozel, dan lima rol selang machino untuk mengendalikan api yang melahap tanaman kelapa sawit di lahan warga tersebut.

Kepala BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra, saat dihubungi dari Palembang pada Kamis, membenarkan bahwa situasi di lokasi kejadian kini telah aman. "Karhutla di Desa Muara Harapan sudah padam sejak tadi malam," katanya kepada Antara.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki, Kerugian Belum Dihitung

Hingga saat ini, penyebab munculnya api di perkebunan kelapa sawit milik warga tersebut belum diketahui secara pasti. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap asal mula kebakaran yang menghanguskan lahan seluas 4 hektare itu.

Meski api telah padam, dampak kerugian materiil yang dialami pemilik lahan akibat peristiwa ini belum dapat ditaksir secara keseluruhan. Tim di lapangan masih fokus pada proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik-titik api di area gambut atau sisa-sisa akar tanaman.

Imbauan Tegas: Larangan Membuka Lahan dengan Cara Dibakar

Menyikapi kejadian ini, Abdurrozieq kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Praktik tersebut dinilai sangat berisiko memicu karhutla yang lebih luas, terutama di musim kemarau ketika kondisi tanah dan vegetasi dalam keadaan kering.

"Masyarakat juga kami minta untuk tidak membuang puntung rokok di sembarang tempat, terutama di lahan kering yang mudah terbakar," tegas Abdurrozieq. Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya potensi kebakaran di wilayah Sumatera Selatan yang kerap terjadi pada musim kemarau.

Kesiapsiagaan Petugas Gabungan Terus Diperkuat

Peristiwa di Desa Muara Harapan menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana karhutla. BPBD Muara Enim memastikan personel dan peralatan pemadam tetap disiagakan untuk merespons cepat jika terjadi kebakaran susulan di titik-titik rawan lainnya.

Koordinasi antara berbagai instansi, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat, dinilai menjadi kunci utama dalam upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut. Pihaknya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top