PALEMBANG — Lantunan ayat suci Al Quran kini mengalun setiap sore dari Pos Polisi KM 7, Jalan Kolonel H. Burlian, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Pos yang selama ini identik dengan pelayanan masyarakat itu disulap menjadi ruang belajar mengaji bagi anak-anak sekitar.
Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan menyebut kegiatan ini merupakan wujud pendekatan humanis kepolisian. Sebanyak 10 hingga 15 anak dari RT 11, RT 12, dan RT 13 rutin mengikuti bimbingan membaca Iqra hingga Al Quran.
Anak-anak dibimbing langsung oleh Bhabinkamtibmas Polsek Sukarami bersama guru mengaji Arfendi. Kegiatan berlangsung setiap hari pukul 16.00 hingga 17.30 WIB, memanfaatkan waktu sore yang biasa dipakai anak-anak bermain.
Kehadiran polisi sebagai pengajar di tengah anak-anak diharapkan membangun kedekatan emosional sejak dini. Interaksi langsung ini juga memudahkan Bhabinkamtibmas mengenal karakter masyarakat dan kondisi lingkungan binaannya.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan inovasi ini mencerminkan wajah Polri yang semakin adaptif dan humanis. Pos polisi, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelayanan kepolisian, tetapi juga ruang interaksi dan edukasi bagi masyarakat.
"Pembangunan karakter generasi muda adalah investasi sosial penting untuk menumbuhkan rasa percaya kepada Polri," kata Nandang di Palembang, Minggu.
Kompol Alex menambahkan kegiatan mengaji ini merupakan kepedulian kepolisian dalam mengisi waktu anak-anak dengan aktivitas bermanfaat. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al Quran, program ini mempererat hubungan Polri dan masyarakat.
Program ruang mengaji di pos polisi ini diharapkan menjadi percontohan bagi pos polisi lain di Sumatera Selatan. Dengan demikian, fungsi kepolisian tidak hanya dirasakan saat gangguan keamanan terjadi, tetapi juga hadir dalam pembinaan generasi muda di lingkungan warga.