PALEMBANG — Ratusan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Sumatera Selatan memadati Kampus C Pondok Pesantren Aulia Cendekia Talang Jambe, Palembang, pada Selasa (18/8/2026). Mereka mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dengan zikir, sholawat, dan munajat bersama.
Ketua PKC PMII Sumsel, Syaidina Ali, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kecintaan organisasi kepada Rasulullah SAW sekaligus tradisi keagamaan yang harus terus dirawat kader. "Kita melaksanakan kegiatan Maulid ini sebagai bentuk kecintaan kita kepada baginda kita Nabi Muhammad SAW, semoga kelak di Yaumul Qiyamah mendapatkan syafaat darinya," ujarnya.
Di tengah rangkaian acara, PKC PMII Sumsel juga memanjatkan doa khusus untuk kesuksesan Muktamar NU ke-35. Syaidina Ali menegaskan, sebagai organisasi yang lahir dari rahim NU, PMII memiliki tanggung jawab moral untuk menyukseskan hajatan besar tersebut.
"Dan juga kita PMII lahir dari NU yang sebentar lagi akan melaksanakan Muktamar ke-35, kita mendoakan semoga Muktamar NU berjalan dengan lancar, dan terus menebar kebermanfaatan untuk maslahat," katanya.
Ketua PWNU Sumatera Selatan, KH. Hendra Zainuddin Al-Qodiri, memberikan apresiasi atas inisiatif PKC PMII Sumsel menggelar kegiatan keagamaan ini. Menurutnya, doa dan kebersamaan yang dibangun merupakan bagian dari ikhtiar kolektif menyukseskan Muktamar.
"Terima kasih kepada PMII Sumatera Selatan yang telah melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan bermunajat bersama untuk kesuksesan Muktamar NU ke-35 nanti," ungkap KH. Hendra Zainuddin.
Ia berharap seluruh elemen NU di Sumatera Selatan, termasuk lembaga dan badan otonom (banom), turut berperan aktif dalam menyukseskan Muktamar yang akan digelar pada 27 Agustus tersebut. "PMII akan ikut serta bersama PWNU, lembaga maupun banom NU di Sumatera Selatan," tutupnya.