Review Samsung Galaxy Z Flip 8: Layar Cover Makin Gahar, Snapdragon 8 Elite Gen 5 untuk Galaxy

Penulis: Darmawan Iskandar  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:24:31 WIB
Samsung Galaxy Z Flip 8 tercatat memiliki bobot 180 gram, lebih ringan dari Galaxy S26 Plus.

SUMATERA SELATAN — Kami mendapat kesempatan untuk memegang langsung Galaxy Z Flip 8 dalam sesi hands-on terbatas. Perlu ditegaskan, ini adalah kesan awal—pengujian lebih lanjut untuk daya tahan engsel dan baterai dalam pemakaian harian masih kami lanjutkan. Namun, dari beberapa jam penggunaan intensif, ada beberapa temuan menarik yang layak Anda ketahui sebelum memutuskan membeli.

Desain 180 Gram: Lebih Ringan dari Galaxy S26 Plus, Tapi Ada Komprominya

Samsung berhasil menurunkan bobot Z Flip 8 menjadi 180 gram. Angka ini terasa sangat ringan di tangan—bahkan lebih ringan dari Galaxy S26 Plus yang notabene ponsel konvensional. Saat dilipat, perangkat ini nyaman masuk ke saku celana jeans ketat sekalipun.

Namun, bobot ringan ini membuat bodi terasa kurang "mantap" saat digenggam. Materialnya tetap premium, tapi bagi Anda yang terbiasa dengan ponsel flagship berbobot 200 gram ke atas, sensasi solid-nya sedikit berkurang. Ini bukan kekurangan fatal, hanya preferensi rasa di tangan.

Layar Cover 4,1 Inci: Ini Fitur yang Paling Mengubah Kebiasaan

Ini adalah peningkatan terbesar Z Flip 8. Layar penutup 4,1 inci kini bisa menjalankan aplikasi Android secara native tanpa membuka ponsel. Anda bisa membalas WhatsApp, scroll TikTok, atau cek Instagram dalam mode layar memanjang yang nyaman. Ada opsi tampilan yang bisa digeser ke samping agar tidak terpotong lubang kamera—detail kecil yang menunjukkan Samsung memikirkan ergonomi.

Saat dibuka, layar utama AMOLED 6,9 inci tetap menjadi andalan. Panelnya tajam, responsif, dan cukup terang untuk penggunaan outdoor. Lipatan di tengah layar masih terlihat dan terasa saat jari menyapu area tersebut, tapi generasi ini terasa lebih dangkal dibanding pendahulunya.

Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5: Skor 9.823, Tapi Jangan Percaya Angka Mentah

Skor Geekbench 6.0 multi-core 9.823 poin yang dirilis Samsung memang impresif. Secara teori, angka ini jauh meninggalkan generasi sebelumnya. Dalam pengujian singkat kami, membuka 15 aplikasi sekaligus tidak membuat ponsel ini tersendat. Game grafis tinggi seperti Genshin Impact berjalan mulus di pengaturan maksimal.

Tapi perlu dicatat: skor benchmark tidak selalu sejalan dengan pengalaman harian. Panas masih terasa di sekitar area engsel saat gaming berat sekitar 20 menit. Belum ada indikasi thermal throttling parah, tapi ini perlu pengujian lebih lama untuk memastikan performa stabil dalam sesi gaming panjang.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Harga Z Flip 8 berada di kelas premium ponsel lipat. Untuk nominal segitu, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan:

  • Daya tahan baterai belum teruji—kapasitas dan efisiensi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dalam pemakaian harian masih perlu pengujian lebih lama. Ponsel lipat dengan layar cover aktif cenderung boros.
  • Kamera bukan fokus utama—tidak ada peningkatan besar yang disebutkan pada sektor kamera. Jika fotografi adalah prioritas utama, flagship konvensional di harga yang sama bisa jadi pilihan lebih baik.
  • Lipatan layar masih ada—meski lebih halus, secara fisik lipatan tetap terasa. Ini adalah karakter semua ponsel lipat, bukan kelemahan eksklusif Z Flip 8.
  • Ketersediaan di Indonesia—pastikan Anda membeli unit garansi resmi, karena perbedaan harga dengan unit impor biasanya tidak sebanding dengan risiko servis.

Verdict: Menawan, Tapi Bukan untuk Semua Orang

Galaxy Z Flip 8 adalah ponsel lipat paling menarik secara desain yang pernah dibuat Samsung. Layar cover yang fungsional mengubah cara Anda berinteraksi dengan ponsel—Anda jarang perlu membukanya untuk tugas-tugas singkat. Performanya juga tidak diragukan untuk kebutuhan harian hingga gaming berat.

Namun, ponsel ini bukan untuk Anda yang mengutamakan kamera terbaik atau daya tahan baterai seharian penuh tanpa khawatir. Z Flip 8 adalah pernyataan gaya yang kebetulan punya performa flagship—cocok untuk Anda yang ingin ponsel compact dengan pengalaman berbeda. Jika prioritas Anda adalah utilitas murni dan umur baterai, ponsel konvensional di kelas harga yang sama masih menjadi pilihan lebih rasional.

Reporter: Darmawan Iskandar
Sumber: palpres.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top