SUMATERA SELATAN — Fluktuasi harga ponsel Samsung sepanjang 2026 memang di luar kebiasaan. Berdasarkan pantauan di situs resmi Samsung, kenaikan tidak hanya terjadi pada beberapa ratus ribu rupiah, tetapi bisa mencapai jutaan. Ini membuat keputusan membeli HP baru butuh pertimbangan ekstra, apalagi untuk kelas menengah yang biasanya paling sensitif terhadap perubahan harga.
Seri yang paling terasa kenaikannya adalah Galaxy A07. HP yang awalnya dibanderol mulai Rp1 jutaan tersebut sekarang harga termurahnya sudah tembus Rp2 jutaan. Model lain seperti Galaxy A57, Galaxy A37, dan Galaxy A17 juga mengalami nasib serupa.
Yang paling mencolok adalah Galaxy A17 5G. Ponsel yang semula dijual sekitar Rp3 jutaan kini melonjak hingga Rp5 jutaan. Kenaikan hampir dua kali lipat ini membuat posisinya kini bersinggungan langsung dengan kelas menengah atas, yang dulu tidak pernah terjadi.
Kenaikan paling signifikan di lini flagship ada di Galaxy S25 FE. Ponsel yang diposisikan sebagai "flagship murah" awalnya dibanderol sekitar Rp9 juta–Rp10 jutaan. Sekarang, harganya meroket hingga tembus Rp15 jutaan.
Menariknya, model tahun lalu seperti Samsung Galaxy S25 series justru relatif stabil dan masih tersedia di laman resmi. Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S25 kini bisa menjadi alternatif yang lebih masuk akal secara harga dibandingkan membeli FE yang harganya sudah tidak "FE" lagi.
Untuk lini lipat, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Fold 8, dan Galaxy Z Flip 8 terpantau masih stabil. Ini wajar mengingat ketiganya baru dirilis pada bulan Juli, sehingga belum ada penyesuaian harga yang signifikan.
Jika ingin menghemat, Galaxy Z Flip 7 masih bisa ditemukan di situs resmi. Harganya memang lebih murah dari generasi terbaru, tetapi selisihnya tidak terlalu jauh—jadi pertimbangkan baik-baik apakah fitur baru di generasi kedelapan layak untuk selisih tersebut.
Samsung sudah tidak lagi menjual Galaxy XCover series di laman resminya. Namun, unitnya masih bisa ditemukan di berbagai marketplace online. Perlu dicatat, seri ini bukan ponsel untuk konsumen umum.
Bodinya berat dan tebal, spesifikasinya tergolong rendah, harganya tinggi, dan kameranya bukan yang terbaik. Baterainya memang bisa dicopot, tapi seri ini secara khusus didesain untuk pekerja lapangan, pebisnis, dan enterprise yang mengutamakan ketahanan serta keamanan perangkat.
Kenaikan harga yang tembus jutaan rupiah jelas membuat konsumen resah. Opsi membeli rilisan lama seperti Galaxy A56, Galaxy S24 series, atau Galaxy Z Flip 6 memang ada, tetapi mulai sulit dijumpai. Kemungkinan besar kamu hanya akan menemukan unit bekas, yang risikonya berbeda dengan membeli baru.
Untuk saat ini, Galaxy S25 series masih menjadi pilihan paling rasional di kelas flagship, sementara seri A yang harganya sudah naik perlu dihitung ulang apakah masih worth it dibandingkan kompetitor di kelas yang sama.