SUMATERA SELATAN — Fenomena How to Fish di Steam menunjukkan bahwa game indie dengan konsep sederhana masih punya daya tarik besar. Game yang mengusung fisika ala Gang Beasts ini membuktikan bahwa formula "main bareng teman" masih menjadi magnet kuat bagi komunitas gamer.
Dazed Games, developer di balik game ini, mengumumkan pencapaian tersebut melalui unggahan singkat di Steam. Mereka juga menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan game dengan menambahkan konten baru dan perbaikan bug.
How to Fish bukan sekadar game memancing biasa. Pemain bisa menangkap ikan dengan berbagai cara, mulai dari pancing standar hingga menggunakan senjata api dan bahan peledak. Elemen kejutan dan kekacauan inilah yang membuat game ini terasa segar dan menghibur, terutama saat dimainkan bersama teman.
Game ini juga menyisipkan mekanisme trick shot yang mengingatkan pada istilah populer di komunitas Call of Duty, seperti no-scope. Pemain yang berhasil melakukan tembakan sulit akan mendapat hadiah tambahan, menambah lapisan kompetisi dan keseruan di dalam game.
Salah satu faktor kunci kesuksesan How to Fish adalah banderol harganya yang sangat terjangkau. Dengan diskon peluncuran 38 persen, game ini hanya dijual seharga $4.95 atau sekitar Rp 77 ribu hingga 27 Agustus. Harga yang ramah di kantong ini jelas menjadi pemicu utama keputusan pembelian impulsif.
Dukungan penuh dari komunitas juga terlihat dari lonjakan jumlah pemain yang terus meningkat sejak hari pertama rilis. Angka 268.101 pemain bersamaan yang tercatat di SteamDB adalah bukti nyata antusiasme pasar terhadap game indie semacam ini.
Pencapaian ini terbilang impresif karena How to Fish rilis di waktu yang bersamaan dengan game-game bertajuk besar seperti Mortal Shell 2, beta Modern Warfare 4, dan Wardogs closed beta. Meski begitu, game memancing ini justru berhasil menjadi salah satu game paling banyak dimainkan di Steam sejak peluncurannya.
Fenomena ini mengingatkan pada kesuksesan game friendcore lain yang mengandalkan interaksi sosial dan momen-momen lucu sebagai daya tarik utama. How to Fish membuktikan bahwa pasar untuk game kooperatif kasual masih sangat besar, bahkan di tengah dominasi game kompetitif dan AAA.
Dengan rencana penambahan konten yang sudah diumumkan, How to Fish berpotensi untuk bertahan lama di peta persaingan game indie. Para pemain yang sudah membeli game ini tentu menantikan pembaruan apa saja yang akan dihadirkan Dazed Games ke depannya.