SUMATERA SELATAN — Kegiatan keagamaan berskala besar selalu membutuhkan dukungan infrastruktur yang tak terlihat, salah satunya pasokan listrik. Untuk itu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pringsewu melakukan pengamanan menyeluruh di lokasi pengajian yang digelar di Gedung Global Nusantara PCNU Tanggamus tersebut.
Langkah antisipasi ini bukan tanpa alasan. Sebelum acara dimulai, petugas PLN telah melakukan pemeriksaan jaringan dan peralatan kelistrikan secara menyeluruh. Kondisi sistem juga dipantau ketat selama kegiatan berlangsung, dengan sejumlah personel disiagakan di titik-titik strategis untuk merespons cepat jika terjadi kendala teknis.
PLN tidak hanya mengandalkan jaringan utama. Sebagai langkah antisipasi gangguan, perusahaan menyiapkan dua perangkat pendukung sekaligus. Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 10 kVA disiapkan untuk menjembatani arus listrik secara instan, sementara genset 11 kVA menjadi andalan jika pasokan dari sistem utama terputus lebih lama.
Manager PLN UP3 Pringsewu, Eka Nurwati, menegaskan bahwa pengamanan ini adalah bentuk komitmen layanan kepada masyarakat. "Sejak sebelum kegiatan, kami melakukan pengecekan jaringan dan menyiagakan personel serta peralatan pendukung. Langkah ini dilakukan agar pasokan listrik tetap terjaga sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar," ujarnya.
Kehadiran Prof. Ali Masykur Musa di Tanggamus tidak hanya untuk menghadiri pengajian. Dalam kapasitasnya sebagai Mudir 'Ali Idaroh Aliyah JATMAN, ia memang memiliki rangkaian agenda di kabupaten tersebut. Namun, usai acara di Gisting, pria yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Masykuriyyah Condet itu menyempatkan diri meninjau fasilitas milik PLN.
Kunjungan dilanjutkan ke PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Talang Padang. Di sana, ia melihat langsung operasional Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan memantau kesiapan infrastruktur dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di wilayah Tanggamus. General Manager PLN UID Lampung, Noer Soeratmoko, dan Senior Manager Distribusi PLN UID Lampung, Moh. Sadli, turut mendampingi sekaligus menerima arahan di SPKLU Lounge.
Upaya pengamanan kelistrikan ini mencerminkan peran PLN yang melampaui sekadar penyedia energi. Dari kegiatan keagamaan, acara sosial, hingga pelayanan publik, keandalan listrik menjadi fondasi kelancaran aktivitas masyarakat. Di Lampung, dukungan yang sama juga terus diperkuat untuk pengembangan kendaraan listrik, sejalan dengan transisi energi nasional yang tengah berjalan.
Dengan kesiapan jaringan, personel, dan sistem cadangan, PLN memastikan bahwa setiap agenda penting masyarakat mendapat dukungan pasokan listrik yang stabil dan andal.