MUBA — Program Pangkas Rambut Keliling (Pangling) gratis yang digagas Polsek Sanga Desa kembali beroperasi di Desa Ngunang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (28/8). Puluhan pelajar SD N 03 Desa Ngunang terlihat antusias memanfaatkan layanan sosial yang digelar rutin setiap Jumat di wilayah hukum tersebut.
Kapolsek Sanga Desa, IPTU Harun Suardi, menyebut kegiatan ini merupakan program andalan yang berjalan berkesinambungan. Dari pelaksanaan pagi itu, tercatat 30 anak telah dilayani langsung oleh tim yang dipimpin Bhabinkamtibmas AIPTU Hengki Krisno.
Di sela-sela kegiatan, para anggota tidak hanya memangkas rambut anak-anak. Mereka juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada generasi penerus, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
"Pagi ini kami melaksanakan program pangling gratis di Desa Ngunang. Alhamdulillah, antusiasme di sini cukup tinggi, sebanyak 30 orang anak telah memanfaatkan program itu," terang Harun kepada kantor berita KRSumsel, Jumat (28/8).
Selain layanan potong rambut, jajaran Polsek Sanga Desa juga membagikan puluhan masker kepada warga yang hadir. Langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap yang melanda wilayah Muba, khususnya Kecamatan Sanga Desa, yang dinilai dapat mengganggu kesehatan masyarakat.
Harun mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari dampak buruk kabut asap. Imbauan serupa juga disampaikan kepada warga dewasa agar tidak sembarangan membakar lahan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Salah satunya diungkapkan Dina, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini karena dapat menghemat pengeluaran bulanan untuk biaya potong rambut anaknya.
"Sangat membantu ini Pak. Saya tidak perlu mengeluarkan uang untuk memangkas rambut anak saya dan tentunya dapat menghemat biaya bulanan. Terima kasih kepada Pak Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas," ujarnya mengakhiri.