Polsek Sanga Desa Layani 30 Anak SD dengan Pangkas Rambut Gratis di Desa Ngunang, Sekaligus Bagikan Masker

Penulis: Syaiful Bahri  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 14:31:32 WIB
Petugas Polsek Sanga Desa memangkas rambut salah seorang pelajar SD N 03 Desa Ngunang dalam program Pangkas Rambut Keliling gratis, Jumat (28/8).

MUBA — Program Pangkas Rambut Keliling (Pangling) gratis yang digagas Polsek Sanga Desa kembali beroperasi di Desa Ngunang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Jumat (28/8). Puluhan pelajar SD N 03 Desa Ngunang terlihat antusias memanfaatkan layanan sosial yang digelar rutin setiap Jumat di wilayah hukum tersebut.

Kapolsek Sanga Desa, IPTU Harun Suardi, menyebut kegiatan ini merupakan program andalan yang berjalan berkesinambungan. Dari pelaksanaan pagi itu, tercatat 30 anak telah dilayani langsung oleh tim yang dipimpin Bhabinkamtibmas AIPTU Hengki Krisno.

Bukan Sekadar Potong Rambut, Ada Imbauan Anti-Narkoba

Di sela-sela kegiatan, para anggota tidak hanya memangkas rambut anak-anak. Mereka juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada generasi penerus, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan praktik perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.

"Pagi ini kami melaksanakan program pangling gratis di Desa Ngunang. Alhamdulillah, antusiasme di sini cukup tinggi, sebanyak 30 orang anak telah memanfaatkan program itu," terang Harun kepada kantor berita KRSumsel, Jumat (28/8).

Bagi Masker di Tengah Kabut Asap

Selain layanan potong rambut, jajaran Polsek Sanga Desa juga membagikan puluhan masker kepada warga yang hadir. Langkah ini diambil menyusul kondisi kabut asap yang melanda wilayah Muba, khususnya Kecamatan Sanga Desa, yang dinilai dapat mengganggu kesehatan masyarakat.

Harun mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menghindari dampak buruk kabut asap. Imbauan serupa juga disampaikan kepada warga dewasa agar tidak sembarangan membakar lahan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga Akui Terbantu Program Polsek

Kehadiran program ini mendapat sambutan positif dari orang tua siswa. Salah satunya diungkapkan Dina, yang mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini karena dapat menghemat pengeluaran bulanan untuk biaya potong rambut anaknya.

"Sangat membantu ini Pak. Saya tidak perlu mengeluarkan uang untuk memangkas rambut anak saya dan tentunya dapat menghemat biaya bulanan. Terima kasih kepada Pak Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas," ujarnya mengakhiri.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: krsumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top