Polda Sumsel Salurkan 5.000 Buku Hijaiyah di Palembang, Targetkan Santri Melek Aksara Alquran

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:27:01 WIB
Polda Sumsel menyerahkan 5.000 buku Latihan Hijaiyah Jilid 1 dan 2 untuk santri di Palembang.

Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) menyerahkan 5.000 buku Latihan Hijaiyah Jilid 1 dan 2 untuk memperkuat kemampuan baca Alquran para santri di Palembang. Bantuan ini disalurkan bertepatan dengan gelaran Tasyakuran 10.000 Santri Bebas Buta Aksara Al-Qur’an dan Wisuda Akbar 2026 yang digelar pekan ini di Kota Palembang.

PALEMBANG — Langkah konkret membebaskan generasi muda dari buta aksara Alquran terus digalakkan di Sumatera Selatan. Kali ini, Polda Sumsel mengambil peran dengan menyalurkan ribuan buku latihan hijaiyah yang diharapkan mampu mempercepat proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Alquran (TKA) dan Taman Pendidikan Alquran (TPA).

Sebanyak 5.000 buku Latihan Hijaiyah Jilid 1 dan 2 resmi diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bidang Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara Tasyakuran 10.000 Santri Bebas Buta Aksara Al-Qur’an dan Wisuda Akbar 2026 yang berlangsung di Palembang pada pekan ini.

Momentum Wisuda Akbar dan Peluncuran Program Nasional

Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang syukuran atas capaian ribuan santri yang kini mampu membaca Alquran. Momen ini juga dimanfaatkan untuk meluncurkan tiga program nasional strategis yang akan mendukung pembinaan keagamaan ke depan.

Ketiga program tersebut adalah Kurikulum TKA/TPA EcoTeologi, Aplikasi Bisa Ngaji, serta Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Pemuda Masjid. Selain itu, panitia juga membagikan Kurikulum EcoTeologi TKA/TPA dan memberikan apresiasi khusus kepada tiga santriwan/santriwati terbaik.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah di Sumatera Selatan yang dinilai konsisten mendukung upaya pengentasan buta aksara Al-Qur'an di wilayah masing-masing.

Komitmen Polri dalam Pembangunan Moral Generasi Penerus

Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menegaskan bahwa penyaluran buku ini merupakan wujud nyata komitmen Polda Sumsel dalam membangun moralitas dan mentalitas spiritual anak bangsa. Pihaknya berharap bantuan ini dapat memperkuat gerakan bersama yang sudah berjalan di tengah masyarakat.

"Dukungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat gerakan bersama dalam membebaskan para santri dan anak-anak dari buta aksara Alquran di Sumatera Selatan," kata Nandang dalam keterangannya, Rabu.

Target: Pembelajaran TKA/TPA Makin Optimal

Dengan adanya tambahan 5.000 buku latihan, proses belajar mengajar di lingkungan TKA/TPA diharapkan berjalan semakin optimal dan efektif. Keberadaan buku ini dinilai krusial untuk menunjang praktik langsung bagi santri pemula.

Polda Sumsel berharap dampak positif dari program ini dapat berkelanjutan, terutama dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan keagamaan hingga ke pelosok Sumatera Selatan.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: sumsel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top