SUMATERA SELATAN — Produksi serial orisinal HBO Max Amerika Latin ini digarap oleh Exile Content dan menjadi salah satu proyek unggulan platform streaming tersebut untuk pasar regional. Hinojosa, yang sebelumnya dikenal lewat "The Head of Joaquín Murrieta" dan "Luis Miguel: The Series", memimpin proyek ini sekaligus duduk di kursi sutradara bersama J.M. Cravioto, kreator di balik "El Chapo".
Serial ini menyelami investigasi perburuan seorang pembunuh yang menargetkan perempuan lanjut usia — kasus yang pernah memicu ketegangan di seluruh Meksiko. Hinojosa mengaku langsung tertarik saat membaca materi pertama yang diberikan Arturo Sampson dari Exile Content.
"Meksiko adalah negara yang begitu surealis, hampir semua hal bisa terjadi. Kebenaran tidak selalu bisa melampaui fiksi, dan dalam kasus ini justru itulah yang terjadi," ujar Hinojosa kepada Variety.
"Kisah di sekitar karakter kami menarik, tapi ada pula elemen thriller dan ketegangan kuat yang mengalir di seluruh enam episode. Ini kesempatan fantastis untuk mengembangkan tone, membangun karakter, dan membentuk pengalaman yang ingin kami berikan pada penonton."
Cravioto menegaskan serial ini dirancang agar bisa diterima penonton global tanpa kehilangan akar budaya Meksiko. "Ini thriller premium yang bisa beresonansi tidak hanya di Meksiko, tapi di mana pun di dunia. Cerita ini lahir dari imajinasi budaya Meksiko yang unik sambil merangkul konvensi genre yang canggih dan pendekatan sinematik yang kuat," katanya.
Ia juga mengakui tantangan terbesar justru menjaga standar kualitas tinggi di setiap detail produksi — dari tata kamera, set, hingga ritme cerita. "Kami ingin serial ini menonjol dan melepaskan diri dari konvensi produksi nasional," tambahnya.
Mariano César, head of general entertainment content Warner Bros. Discovery Latin America & U.S. Hispanic, menyebut serial ini memadukan ketegangan cerita kriminal dengan perspektif Meksiko yang khas. "Kekuatan cerita dan kualitas talenta di belakangnya akan beresonansi dengan penonton di Amerika Latin dan seluruh dunia," ujarnya.
Langkah ini bagian dari strategi HBO Max memperkuat konten lokal di tengah persaingan ketat dengan Netflix, Disney+, dan Prime Video — yang baru saja mengumumkan investasi lebih dari US$2 miliar di kawasan tersebut.
Sebelumnya, HBO Max juga sukses membawa judul-judul seperti "The Pitt" dan "Hacks" meraih 75 nominasi Emmy dan 17 kemenangan. Desember mendatang, serial "Harry Potter" yang sangat dinantikan dijadwalkan tayang.
Selain "Mataviejitas", HBO Max menyiapkan sejumlah produksi anyar dari kawasan ini:
Dengan jajaran produksi ini, HBO Max menunjukkan komitmennya menghadirkan cerita lokal dengan kualitas produksi kelas dunia — sebuah strategi yang semakin penting di tengah perang streaming global.