Nortis AI Academy Edukasi UMKM soal Penerapan AI yang Tepat

Penulis: Fakhrudin Akbar  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 15:07:31 WIB
Pembicara memaparkan pentingnya memahami proses kerja internal sebelum mengadopsi teknologi AI dalam bisnis.

SUMATERA SELATAN — Diskusi yang berlangsung daring tersebut menghadirkan dua pembicara utama: M. Ziaelfikar Albaba, CEO Nortis AI Academy, dan Rachmat Anggara, Founder & CEO Qasir.id. Keduanya sepakat bahwa kunci utama memanfaatkan AI di bisnis adalah memahami proses kerja internal terlebih dahulu, bukan sekadar mengadopsi teknologi karena tren.

Adopsi AI Tanpa Arah Bikin Bisnis Boros

Pada sesi pembuka, M. Ziaelfikar Albaba menyoroti fenomena fear of missing out (FOMO) yang kerap mendorong pelaku usaha membeli tools AI tanpa perencanaan matang. "AI perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan bisnis agar teknologi benar-benar membantu peningkatan efisiensi," ujarnya.

Menurut Albaba, penerapan yang asal-asalan justru berisiko membebani operasional. Padahal, jika dipetakan dengan benar, AI mampu mendorong produktivitas dan membuka peluang pertumbuhan pendapatan.

Qasir.id Bagikan Alur Kerja AI: dari Roadmap hingga Token

Rachmat Anggara membagikan pengalaman langsung penerapan AI di Qasir.id, platform yang ia dirikan. Ia menjelaskan pentingnya menyusun roadmap sebelum memulai adopsi teknologi. "Mulailah dengan melihat divisi mana yang butuh AI, tujuan perusahaan, dan pekerjaan spesifik yang ingin diselesaikan," paparnya dalam sesi bertajuk AI Workflow & Task Analysis.

Anggara juga memperkenalkan AI Agent OpenClaw sebagai salah satu tools yang terintegrasi dalam workflow perusahaannya. Ia menekankan bahwa AI tidak boleh berdiri sendiri, melainkan berjalan selaras dengan arah bisnis. Peserta juga mendapat wawasan soal efisiensi penggunaan token dalam implementasi AI.

Peserta: Materi "Sangat Daging"

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan selama sesi berlangsung. Sebagian besar diskusi menyoroti penerapan AI Agent untuk karyawan dan manajemen token yang efektif. Salah satu peserta menulis di kolom chat Zoom bahwa materi yang disajikan "sangat daging" dan berhasil menjawab pertanyaan yang selama ini belum terpecahkan.

Respon tersebut menunjukkan pergeseran kebutuhan pelaku bisnis di Indonesia: mereka tidak lagi sekadar ingin tahu daftar tools AI, tetapi bagaimana mengintegrasikannya ke lingkungan kerja nyata.

Dukungan Ekosistem untuk Literasi AI

Webinar ini diselenggarakan di bawah payung AI Opportunity Funding: Asia Pacific, inisiatif AVPN yang didukung Google.org dan Asian Development Bank (ADB). Di tingkat lokal, acara ini turut didukung Telkom AI Center of Excellence, Indiekraf, dan Stasion.

Melalui kegiatan ini, Nortis AI Academy menargetkan peserta tidak hanya mengenal tools, tetapi juga mampu menilai kapan dan untuk apa AI perlu digunakan dalam operasional bisnis mereka.

Reporter: Fakhrudin Akbar
Sumber: indiekraf.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top