SUMATERA SELATAN — Pigeon Forge membuktikan bahwa kota kecil bisa menjadi destinasi wisata kelas dunia. Terletak di Sevier County, Tennessee, kawasan ini berubah dari kota resor pegunungan biasa menjadi magnet wisatawan berkat sentuhan Dolly Parton. Penyanyi country legendaris yang wafat pada 25 Agustus di usia 80 tahun itu meninggalkan warisan besar bagi kampung halamannya.
Keindahan Pigeon Forge tidak lepas dari posisinya di kaki Great Smoky Mountains. Pemandangan pegunungan Appalachia menjadi latar setiap sudut kota, mulai dari area wisata hingga jalur-jalur masuk taman hiburan.
Atraksi paling ikonik adalah Dollywood. Taman hiburan hasil kerja sama Parton dengan pengelola Silver Dollar City ini menawarkan puluhan wahana dan pertunjukan yang mengangkat musik serta budaya Appalachia. Dollywood tercatat sebagai atraksi berbayar paling banyak dikunjungi di Tennessee.
Nama kota ini menyimpan dua cerita sejarah yang berbeda. Kata "Pigeon" berasal dari passenger pigeon (Ectopistes migratorius), burung yang dulu hidup dalam jumlah sangat besar di sepanjang Little Pigeon River sebelum akhirnya punah. Sementara itu, kata "Forge" merujuk pada tempat pengolahan besi yang dibangun Isaac Love pada 1817 di sekitar sungai tersebut.
Kehadiran Dollywood tidak hanya menggerakkan sektor pariwisata, tetapi juga perekonomian warga setempat. David Wear, City Manager Pigeon Forge, mengatakan taman hiburan tersebut tumbuh bersama kota dan menjadi salah satu pemberi kerja terbesar di Sevier County.
"Pigeon Forge dan Dollywood seperti tumbuh bersama. Setelah itu, semuanya benar-benar berkembang pesat dan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi daerah kami," ujarnya kepada Fox Business.
Bagi Parton, keterlibatannya di kampung halaman bukan sekadar bisnis. Wear menuturkan sang penyanyi selalu menyebut masyarakat Sevier County sebagai "my people" atau "orang-orang saya". Parton ingin warga yang tinggal di daerah tempatnya tumbuh memiliki kesempatan bekerja dan membangun kehidupan di sana.
Selain Dollywood, Pigeon Forge memiliki atraksi yang tak kalah mencolok. Titanic Museum Attraction dibuat menyerupai kapal Titanic dari bagian luarnya. Pengunjung yang masuk akan mendapatkan boarding pass berisi nama penumpang atau kru Titanic sungguhan, lalu dapat melihat ratusan artefak dan replika bagian kapal yang menggambarkan kehidupan di atas kapal legendaris itu.
Kota ini cocok dikunjungi sepanjang tahun, tetapi musim semi dan gugur menawarkan pemandangan pegunungan terbaik. Untuk informasi tiket masuk Dollywood, jam operasional, dan atraksi lainnya, wisatawan dapat mengonfirmasi langsung melalui situs resmi pariwisata Pigeon Forge.
Durasi ideal untuk mengeksplorasi Pigeon Forge adalah tiga hingga empat hari. Waktu tersebut cukup untuk menikmati Dollywood, menjelajahi Titanic Museum, dan merasakan suasana pegunungan Great Smoky Mountains yang menjadi latar kota kecil bersejarah ini.